JAKARTA – Insiden tabrakan maut antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam berdampak luas pada perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Guna memperlancar evakuasi dan menjamin aspek keselamatan, PT KAI memutuskan membatalkan perjalanan 25 KAJJ.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, penghentian sementara operasional kereta bersifat krusial. "Seluruh perjalanan KAJJ yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan," paparnya.
Beberapa rangkaian kereta yang batal berangkat di antaranya, KA Gunung Jati jurusan Gambir-Cirebon, KA Parahyangan dari Kiaracondong-Gambir, dan KA Gumarang berangkat dari Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen. (selengkapnya baca grafis).
Kondisi di Surabaya
Empat perjalanan KA di wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Jawa Timur, dibatalkan akibat tabrakan maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4) malam. Pembatalan tersebut berdampak pada sedikitnya 588 calon penumpang yang telah memegang tiket keberangkatan dari Surabaya maupun Malang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menyebut, hingga kemarin siang, ada empat KA yang batal berangkat menuju Jakarta. Perinciannya, tiga kereta dari Stasiun Surabaya Pasar Turi, yakni KA Gumarang, KA Argo Anjasmoro, dan KA Argo Bromo Anggrek. Sementara, satu KA lainnya adalah KA Jayabaya dari Stasiun Malang. "Keputusan ini kami ambil untuk mempertimbangkan aspek keselamatan. KAI juga memastikan hak terpenuhi melalui kebijakan pengembalian bea secara penuh," ujarnya saat ditemui di Stasiun Pasar Turi.
Mahendro masih menghimpun data pasti jumlah penumpang yang telah melakukan refund. Khusus untuk wilayah Malang, tercatat sudah ada sekitar 150 penumpang KA Jayabaya yang membatalkan perjalanan. "Ada 24 orang mengurus ke di loket stasiun, sedangkan 137 orang melalui aplikasi Access by KAI," jelasnya.
Baca Juga: Kemenhub Audit Sistem Operasional Taksi Green SM
Pilih Tetap Berangkat
Pantauan Jawa Pos di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, beberapa calon penumpang melakukan pengembalian dan membeli tiket baru. Seperti pasangan Vito Camelo dan Joelyn beserta keluarga. Mereka awalnya hendak naik KA Argo Anjasmoro tujuan Semarang. Namun, karena adanya pembatalan, warga Surabaya Barat itu membeli tiket baru. (zam/zak/aph)
Editor : Pratama Karamoy