Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Dukung Hilirisasi Kelapa, Kementan Pastikan Puluhan Ribu Bibit Siap untuk Petani Sulut

Clavel Lukas • Kamis, 21 Mei 2026 | 19:30 WIB
39.861 batang bibit kelapa di Sulawesi Utara siap disalurkan.
39.861 batang bibit kelapa di Sulawesi Utara siap disalurkan.

JAGOSATU--Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan sebanyak 39.861 batang bibit kelapa di Sulawesi Utara siap disalurkan kepada petani setelah melalui proses verifikasi lapangan. Bibit dipastikan memenuhi standar mutu, sehat, dan layak tanam sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap pengembangan komoditas kelapa dan program hilirisasi nasional.

Pengawalan dilakukan melalui Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara sebagai tindak lanjut arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan ke lokasi pembibitan kelapa di Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, awal Mei lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran menegaskan inspeksi lapangan dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal.

“Sidak dimaksudkan bukan untuk mencari kesalahan tetapi untuk memperbaiki dan mengurangi kesalahan,” kata Mentan Amran.

Mentan Amran menegaskan, apabila ditemukan ketidaksesuaian antara program dan kondisi di lapangan, maka perbaikan harus segera dilakukan agar tidak menimbulkan kerugian negara maupun merugikan petani penerima bantuan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Fadjry Djufry mengatakan pihaknya langsung melakukan verifikasi ulang jumlah serta kondisi bibit di lapangan.

“BRMP bersama seluruh pihak terkait bergerak cepat melakukan verifikasi ulang jumlah dan kondisi bibit di lapangan. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan program bantuan pemerintah berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi petani,” ujar Fadjry di Jakarta, Selasa (19/5).

Menurutnya, arahan Menteri Pertanian menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola bantuan pemerintah, khususnya dalam pengembangan komoditas kelapa di Sulawesi Utara.

“Perbaikan dan pengawalan program harus terus dilakukan agar bantuan pemerintah benar-benar berkualitas, akuntabel, dan mampu mendukung peningkatan produksi serta kesejahteraan petani,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, BRMP Sulawesi Utara bersama instansi terkait melakukan verifikasi di dua lokasi pembibitan, yakni di Kelurahan Bengkol, Kota Manado dan Desa Suwaan, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara.

Hasil verifikasi bersama penyuluh dan instansi terkait mencatat sebanyak 39.861 batang bibit kelapa siap salur hingga 16 Mei 2026.

Tak hanya menghitung ulang jumlah bibit, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap bibit yang sebelumnya terdampak serangan hama Brontispa sp. Hasil pengamatan menunjukkan kondisi bibit membaik setelah pengendalian dilakukan.

Perbaikan itu ditandai dengan munculnya daun muda yang terbuka normal tanpa gejala serangan hama sehingga bibit terlihat lebih segar dan sehat.

Kepala BRMP Sulawesi Utara Steivie Karouw mengatakan pendampingan terus dilakukan untuk memastikan bibit yang disalurkan benar-benar layak tanam.

“Pengawalan dilakukan mulai dari verifikasi jumlah bibit, pengecekan kondisi pertumbuhan tanaman, hingga memastikan bibit yang disalurkan benar-benar sehat dan layak tanam,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan instansi terkait akan terus diperkuat agar penyediaan bibit berjalan optimal serta bebas dari hama dan penyakit tanaman.

Editor : Clavel Lukas
#Petani #Kelapa #amran sulaiman