JAGOSATU--Kabar bahagian untuk Pemkab Bone dibawah kepemimpinan Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman - H Andi Akmal Pasluddin (BerAmal)
Pertumbuhan ekonomi daerah ini melaju kencang. Diprediksi mendekati angka 8 persen. Pada Triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Bone sudah mencapai 7,84 persen.
Prestasi ini sekaligus menjadi kado ulang tahun Bupati Bone, diusia ke 48 tahun. Diketahui, Bupati Bone genap berusia 48 tahun pada 4 Juni 2026.
Angka ini menjadi pencapaian terbaik. Sekedar diketahui, pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 5.4 persen dan 2025, 6.03. sementara di tahun 2026 ini pertumbuhan ekonomi Bone diproyeksikan diangka 7,8 sampai 8 persen.
Pertumbuhan ekonomi Bone, tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung yang terus menunjukkan tren positif.
Selain sektor pertanian yang tetap menjadi tulang punggung perekonomian daerah, perbaikan infrastruktur di berbagai wilayah turut memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran distribusi barang dan jasa serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, konektivitas antarwilayah, serta berbagai fasilitas penunjang ekonomi dinilai mampu mendorong produktivitas masyarakat dan menarik minat investasi ke Kabupaten Bone.
Iklim usaha yang semakin kondusif juga menjadi faktor penting yang mendorong pertumbuhan berbagai sektor ekonomi.
Tak kalah penting, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Berbagai program pemberdayaan dan pendampingan yang dilakukan pemerintah daerah telah mendorong lahirnya pelaku usaha baru sekaligus memperkuat daya saing UMKM yang sudah ada. Kehadiran UMKM menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Di sektor primer, Kabupaten Bone juga mencatat perkembangan yang sangat positif. Produksi pertanian dan perkebunan terus meningkat, seiring dukungan program pemerintah dalam peningkatan produktivitas lahan, penyediaan sarana produksi, serta penguatan infrastruktur pertanian.
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Bone terus menunjukkan kontribusi besarnya terhadap ketahanan pangan daerah dan nasional.
Begitu pula dengan sektor perikanan dan peternakan yang mengalami peningkatan produksi. Aktivitas budidaya dan penangkapan ikan semakin berkembang, sementara sektor peternakan terus menunjukkan pertumbuhan yang ditandai dengan meningkatnya populasi dan produksi ternak. Kondisi ini memberikan dampak positif terhadap pendapatan masyarakat dan memperkuat fondasi ekonomi daerah.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, pelaku usaha, hingga jajaran pemerintah daerah.
"Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Bone terus membaik. Infrastruktur kita genjot, iklim usaha semakin kondusif, UMKM terus bertumbuh, dan produksi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta peternakan juga semakin meningkat. Ini menjadi modal besar bagi Bone untuk terus tumbuh dan berkembang," pungkas bupati, Jumat 5 Juni 2026
Akademisi, Mardi menilai capaian pertumbuhan ekonomi yang terus melejit, menunjukkan bahwa Kabupaten Bone sedang berada dalam fase akselerasi pembangunan.
Menurutnya, pertumbuhan yang berada di atas rata-rata provinsi dan nasional tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil dari meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, perbaikan infrastruktur, serta penguatan sektor-sektor produktif yang menjadi basis ekonomi Bone.
"Jika tren ini mampu dipertahankan hingga triwulan berikutnya, maka target pertumbuhan ekonomi Bone di kisaran 7 hingga 8 persen sangat realistis. Yang menarik, pertumbuhan ini ditopang oleh sektor riil seperti pertanian, perdagangan, UMKM, perikanan, dan peternakan sehingga manfaatnya lebih dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar dosen STAI Al Gazali ini.
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Bone, H. Muslimin SE MM, turut memberikan apresiasi atas capaian pertumbuhan ekonomi tersebut. Anggota DPRD Bone menilai angka 7,84 persen sampai 8 persen, menjadi indikator bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat.
"Kami mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Bone yang tahun ini diproyeksi diangka 7 sampai 8 persen pada Triwulan I 2026. Ini merupakan prestasi yang patut disyukuri karena berada di atas rata-rata provinsi dan nasional. Ke depan, kami berharap pertumbuhan ekonomi ini semakin berkualitas dan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Ia menambahkan, DPRD akan terus mendukung program-program strategis yang berorientasi pada penguatan sektor pertanian, pengembangan UMKM, peningkatan investasi, serta pembangunan infrastruktur yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
Editor : Clavel Lukas