Jagosatu.com - Barcelona kembali harus gigit jari dalam urusan bursa transfer musim panas ini.
Salah satu target utama mereka, Nico Williams, dipastikan tidak akan bergabung dalam waktu dekat.
Padahal, pemain sayap Athletic Club itu sempat digadang-gadang sebagai “penerus Neymar” di sisi kiri lini serang Blaugrana.
Sayangnya, rencana itu harus terhenti secara mendadak karena masalah yang tak disangka-sangka.
Masalah utama datang dari sisi internal Barcelona sendiri.
Menurut Goal International, proses negosiasi transfer Nico Williams tiba-tiba mandek di tengah jalan.
Masalahnya bukan soal harga, melainkan soal pendaftaran pemain di sistem LaLiga.
Barcelona belum bisa menjamin bahwa Nico akan langsung bisa didaftarkan untuk musim 2025/2026.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo dan Piala Dunia Terakhir: Mimpi yang Tertunda atau Takdir yang Sempurna?Baca Juga: Cristiano Ronaldo dan Piala Dunia Terakhir: Mimpi yang Tertunda atau Takdir yang Sempurna?
Ini terjadi karena klub masih terjebak dalam tekanan aturan Financial Fair Play (FFP).
Aturan FFP mewajibkan klub menjaga keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran dalam transfer dan gaji pemain.
Jika tak mematuhi aturan itu, klub bisa dilarang mendaftarkan pemain baru.
Dilansir dari BarcaUniversal, agen Nico meminta jaminan tertulis bahwa sang pemain bisa langsung bermain musim depan.
Sayangnya, manajemen Barcelona tak bisa memberikan jaminan itu dalam waktu dekat.
Nico Williams dan agennya pun memutuskan untuk menghentikan pembicaraan lebih lanjut.
Ini membuat Barcelona kehilangan satu lagi target penting mereka musim ini.
Kondisi ini langsung dimanfaatkan oleh klub lain seperti Arsenal dan Bayern Munich.
Kedua klub tersebut siap membayar penuh klausul pelepasan Nico sebesar €58 juta.
Mereka juga punya keuangan yang lebih sehat dibandingkan Barcelona saat ini.
Dilansir dari CaughtOffside, Arsenal bahkan sudah menyiapkan kontrak berdurasi panjang untuk Nico.
Sementara itu, Bayern juga memasukkan nama Nico ke dalam daftar belanja utama mereka setelah gagal mendapatkan target lain.
Di sisi lain, situasi di Bilbao semakin panas akibat rumor kepindahan Nico.
Beberapa fans Athletic Club yang kecewa bahkan merusak mural bergambar wajah Nico di kota Bilbao.
Tindakan itu justru membuat sang pemain semakin yakin untuk meninggalkan klub masa kecilnya.
Namun hingga kini, Nico belum mengumumkan ke mana dia akan pindah.
Yang pasti, Barcelona sudah tidak lagi menjadi pilihan utama.
Ini jadi pukulan telak bagi Hansi Flick yang sangat ingin memulai era barunya di Barca dengan wajah-wajah segar.
Flick sendiri dikenal suka menggunakan pemain sayap cepat dalam formasi andalannya.
Kini, dia harus kembali mencari alternatif lain sebelum bursa transfer ditutup.
Barcelona harus bergerak cepat jika tak ingin kehilangan lebih banyak nama besar.
Kasus Nico Williams ini jadi pengingat bahwa stabilitas keuangan sangat penting dalam dunia sepak bola modern.
Semahal apa pun pemain, tanpa struktur finansial yang jelas, transfer bisa batal dalam sekejap.(anl)
Editor : ALengkong