Jagosatu.com - Korea Selatan tampil luar biasa di laga pembuka East Asian Football Championship (EAFF Cup) 2025 dengan mengalahkan China 3-0.
Pertandingan yang digelar pada 7 Juli 2025 itu jadi bukti kalau kekuatan Korea Selatan tetap menakutkan walau tanpa pemain bintang seperti Son Heung-min.
Tim Taeguk Warriors ini diperkuat oleh pemain-pemain lokal dari K-League dan J-League, tapi tetap tampil percaya diri dan rapi sejak menit pertama.
Gol pertama dicetak oleh Lee Dong-gyeong di menit ke-8 setelah memanfaatkan umpan pendek di dalam kotak penalti.
Joo Min-kyu menambah keunggulan Korea pada menit ke-21 lewat tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper China.
Skor 3-0 ditutup oleh Kim Ju-sung pada menit ke-57 usai memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan.
China benar-benar kesulitan sepanjang pertandingan, bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Menurut Xinhua News – Timnas China mengalami kekalahan keenam berturut-turut dari Korea Selatan sejak tahun 2019.
Baca Juga: Luis Diaz Siap Tinggalkan Liverpool, Barcelona dan Bayern Berebut Tanda Tangannya
Total pertemuan kedua tim saat ini sudah 39 kali, di mana Korea menang 24 kali dan China hanya menang dua kali.
Pelatih sementara China, Dejan Djurdjevic, membawa banyak pemain muda berusia 18–23 tahun untuk membangun generasi baru.
Dilansir dari South China Morning Post – Djurdjevic menyebut ini sebagai "awal yang sulit tapi penting" untuk proyek jangka panjang timnya.
Kekalahan ini menunjukkan bahwa regenerasi di tim China masih perlu waktu dan pembenahan besar, terutama di lini belakang.
Sementara itu, para pemain muda Korea mengaku gugup saat debut, tapi sangat senang bisa bermain baik dan menang.
Dilaporkan Korea Times – Pemain debutan Korea menyatakan bahwa mereka akan terus belajar agar bisa jadi andalan tim nasional.
Meski tanpa nama-nama besar, Korea tetap dominan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen dan 7 tembakan ke arah gawang.
China tidak diberi ruang untuk berkembang karena tekanan tinggi yang terus dilancarkan oleh para pemain Korea.
Laga ini menjadi pembuka sempurna bagi Korea dalam misi mereka mempertahankan gelar juara Asia Timur.
China harus segera bangkit karena pertandingan selanjutnya mereka akan menghadapi Jepang yang secara peringkat dan kekuatan lebih unggul.
Korea dijadwalkan bertemu Hong Kong di laga berikutnya yang akan berlangsung pada 11 Juli 2025.
Dengan performa seperti ini, banyak yang memprediksi Korea akan kembali melaju mulus ke partai final.
Turnamen ini jadi ajang penting untuk menguji kekuatan tim nasional Asia Timur sebelum menghadapi kualifikasi Piala Dunia.
Para penggemar berharap tim China bisa segera menemukan bentuk permainan terbaik mereka di laga-laga berikutnya.
Kemenangan ini bukan hanya soal skor, tapi juga tentang mental juara dan kedalaman skuad Korea Selatan. (KT)
Editor : ALengkong