Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

PANIK! Penalti Dahsyat di Menit Akhir Bikin Persib Tertahan 1‑1 & Kiprah Semifinal Piala Presiden Menguap!

ALengkong • Rabu, 9 Juli 2025 - 14:53 WIB
Photo
Photo

Jagosatu.com - Persib Bandung gagal meraih kemenangan krusial setelah ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United di Piala Presiden 2025.

Laga berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dalam lanjutan Grup B turnamen pramusim bergengsi tersebut.

Pertandingan sempat berjalan ideal bagi Persib ketika Dewa United harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-18.

Kartu merah langsung diberikan kepada Cassio Scheid setelah menyikut Zulkifli dalam duel udara.

Meski unggul jumlah pemain, Persib gagal memanfaatkan momentum di babak pertama dan skor masih 0-0 saat jeda.

Di babak kedua, Persib mulai tampil lebih agresif dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Gol akhirnya tercipta lewat sepakan keras Wiliam Marcilio dari luar kotak penalti pada menit ke-65.

Gol tersebut disambut sorak sorai ribuan bobotoh yang memadati stadion.

Namun, drama terjadi di injury time ketika wasit menunjuk titik putih usai handball oleh Dedi Kusnandar.

Egy Maulana Vikri maju sebagai eksekutor dan berhasil mengubah skor jadi 1-1.

Skor tersebut bertahan hingga peluit akhir berbunyi dan membuat Persib harus puas dengan satu poin.

Tambahan satu poin ini membuat Persib tertahan di dasar klasemen Grup B dengan hanya satu angka dari dua laga.

Di atas mereka, Dewa United dan Port FC bersaing ketat dengan peluang lebih besar untuk lolos ke semifinal.

Piala Presiden 2025 hanya meloloskan juara grup ke partai final, sehingga Persib secara matematis hampir pasti gagal.

Pelatih Bojan Hodak menyebut timnya masih butuh evaluasi dalam hal penyelesaian akhir.

Ia juga mengungkap bahwa kebobolan di menit akhir sangat merugikan secara psikologis.

Persib sebenarnya tampil cukup konsisten musim lalu di Liga 1 dan meraih hasil membanggakan.

Namun performa di Piala Presiden tahun ini dinilai belum menunjukkan standar tim juara.

Para pendukung pun terlihat kecewa di akhir laga karena peluang lolos makin menipis.

Dewa United justru tampil lebih efisien dan menunjukkan organisasi permainan yang rapi meski bermain 10 orang.

Keputusan wasit atas penalti juga sempat menuai kontroversi, tetapi dipastikan sah oleh VAR.

Kini Persib harus bersiap menghadapi kompetisi utama Liga 1 dengan banyak pekerjaan rumah tersisa.

Sementara itu, Port FC dan Dewa United akan berebut tiket ke final di laga terakhir Grup B.

Hasil ini menjadi pengingat bahwa dominasi atas kertas tak selalu menjamin kemenangan di lapangan.

Persib kini wajib refleksi agar bisa kembali bangkit di kompetisi resmi yang lebih menantang.

(anl)

Editor : ALengkong
#DewaUnited #PialaPresiden #PersibBandung #WiliamMarcilio