Jagosatu.com - Jordan Henderson resmi meninggalkan Ajax setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kontraknya lebih awal.
Kepergian Henderson dari klub asal Amsterdam ini membuka peluang baginya untuk kembali ke Inggris.
Mantan kapten Liverpool itu sebelumnya bergabung dengan Ajax pada Januari 2024.
Ia datang ke Belanda setelah menjalani periode singkat bersama klub Arab Saudi, Al-Ettifaq.
Kontrak Henderson seharusnya berakhir pada Juni 2026, namun kini ia telah berstatus bebas transfer.
Ajax mengumumkan keputusan tersebut pada hari Kamis, 10 Juli 2025.
Henderson dilaporkan sedang diincar oleh Sunderland, klub masa kecilnya di Inggris.
Ia bahkan terlihat menghadiri laga final play-off Championship saat Sunderland menang atas Sheffield United pada Mei lalu.
Dalam pernyataan perpisahannya, Henderson menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak di Ajax.
Ia merasa terhormat bisa bermain, bahkan menjadi kapten di klub besar seperti Ajax.
Henderson mengaku satu-satunya penyesalannya adalah tidak mampu memberikan lebih banyak gelar bagi para suporter.
Ia yakin bahwa Ajax akan kembali meraih kejayaan dan gelar-gelar besar di masa depan.
Melalui akun resmi klub, Ajax membagikan momen perpisahan Henderson dengan rekan-rekan setimnya.
Setelah kedatangannya, Henderson langsung dipercaya menjadi kapten tim.
Ia memimpin Ajax selama musim yang penuh gejolak, termasuk kegagalan meraih gelar Eredivisie.
Ajax sempat unggul sembilan poin dari PSV dengan lima laga tersisa di liga.
Namun performa buruk di akhir musim, hanya meraih lima poin dari lima pertandingan, membuat mereka disalip PSV.
Hal itu menjadikan Ajax sebagai tim pertama di antara enam liga top Eropa yang gagal juara meski unggul sembilan poin dengan lima laga tersisa.
Direktur teknis Ajax, Alex Kroes, menyebut Henderson sebagai sosok pemimpin sejati di dalam dan luar lapangan.
Ia juga berterima kasih atas kontribusi Henderson, termasuk membantu Ajax lolos ke Liga Champions. (samt)
Editor : ALengkong