Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Dominasi Chelsea dan Kejutan Tim Amerika Selatan di Piala Dunia Antarklub 2025

ALengkong • 2025-07-15 11:16:48
Potret saat skuad Chelsea mengangkat trofi CWC di podium
Potret saat skuad Chelsea mengangkat trofi CWC di podium

Jagosatu.com - Chelsea menjuarai Piala Dunia Antarklub edisi perdana dengan 32 tim setelah mengalahkan PSG 3-0 di final.

Turnamen yang digelar di Amerika Serikat ini menghadirkan berbagai kejutan dan penampilan luar biasa dari tim-tim lintas benua.

Enzo Maresca sukses mempersembahkan gelar keduanya untuk Chelsea dalam waktu kurang dari setahun.

Sebelumnya, ia membawa The Blues juara UEFA Conference League setelah mengalahkan Real Betis 4-1 di final.

Dalam laga final melawan PSG, Cole Palmer mencetak dua gol di babak pertama yang mengguncang pertahanan lawan.

Joao Pedro menambah keunggulan dengan mencetak gol ketiga lewat penyelesaian dingin melewati Gianluigi Donnarumma.

Kemenangan ini membuat Chelsea menjadi tim kelima yang memenangkan Piala Dunia Antarklub lebih dari satu kali.

Mereka menyamai prestasi Real Madrid, Barcelona, Bayern Munich, dan Corinthians.

Chelsea juga mencatat enam kemenangan beruntun di final kompetisi internasional sejak kekalahan dari Corinthians pada 2012.

Palmer tampil cemerlang dengan mencatatkan kontribusi gol di dua final secara beruntun setelah dua assist di final Conference League.

Ia menjadi pemain kedua Chelsea di era Premier League yang mampu melakukan itu setelah Didier Drogba.

Palmer juga menciptakan 12 peluang selama turnamen, terbanyak di antara pemain Chelsea lainnya.

Joao Pedro dan Palmer sama-sama menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan tiga gol.

Gelandang Moises Caicedo dan Enzo Fernandez menjadi jangkar utama lini tengah Chelsea.

Caicedo mencatat 19 tekel, 33 duel dimenangkan, dan 425 sentuhan bola selama turnamen.

Enzo Fernandez tampil impresif dengan torehan tiga assist, tertinggi di antara semua pemain.

Chelsea menjadi tim tersubur dengan 17 gol dari 12,48 xG, menandakan efektivitas serangan mereka.

Mereka juga memimpin dengan tujuh gol dari serangan balik, menunjukkan evolusi taktik Maresca.

Di sektor pertahanan, Chelsea hanya kebobolan lima gol, ketiga terbaik di antara tim 16 besar.

Robert Sanchez tampil gemilang dan meraih Golden Glove dengan penyelamatan krusial di setiap laga.

Model XGoT Opta menunjukkan Sanchez mencegah kebobolan sebanyak 2,1 gol secara keseluruhan.

Sementara itu, Gonzalo Garcia dari Real Madrid tampil mengejutkan dengan meraih Golden Boot.

Garcia mencetak empat gol dan satu assist meski hanya bermain enam kali selama turnamen.

Ia memanfaatkan absennya Mbappe karena sakit dengan tampil tajam di depan gawang.

Garcia mencatat rasio konversi tertinggi di antara para pencetak empat gol lainnya.

Ia mengungguli Marcos Leonardo, Angel Di Maria, dan Serhou Guirassy dalam efisiensi.

Fluminense menjadi tim non-Eropa paling sukses dengan menembus semifinal sebelum kalah dari Chelsea.

Botafogo dan Flamengo juga mencatat kemenangan mengejutkan atas tim-tim Eropa seperti PSG dan Chelsea.

Palmeiras dan Al-Hilal juga memberikan perlawanan sengit dengan permainan solid dan taktik disiplin.

Al-Hilal mengalahkan Manchester City lewat pertandingan dramatis yang berakhir 4-3 di babak 16 besar.

Pertahanan Al-Hilal yang dipimpin Kalidou Koulibaly tampil tangguh meski menghadapi 85 tembakan.

Yassine Bounou tampil sebagai pahlawan dengan 25 penyelamatan sepanjang turnamen.

Thiago Silva menunjukkan ketangguhannya di usia 40 tahun bersama Fluminense di lini belakang.

Ia menjadi pemain dengan sapuan sundulan terbanyak dan termasuk lima besar dalam total clearance.

Jhon Arias juga bersinar dengan 18 peluang tercipta dan satu gol indah dari tendangan bebas.

Arias menjadi incaran klub Premier League usai performa impresifnya selama turnamen.

Chelsea menutup turnamen dengan senyum lebar berkat kontribusi instan dari rekrutan baru Joao Pedro.

Pedro mencetak tiga gol hanya dari enam tembakan dan menjadi pencetak gol tercepat dalam debutnya di Chelsea.

Dengan gelar ini, Chelsea resmi menyandang gelar juara dunia hingga edisi berikutnya tahun 2029. (samt)

Editor : ALengkong
#UEFA Conference League #real betis #Chelsea #PSG #piala dunia antarklub #FIFA #Paris Saint Germain