Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Presiden La Liga Tebas Terancam Lengser Gara-Gara Bongkar Rahasia Barcelona!

ALengkong • Kamis, 14 Agustus 2025 - 05:01 WIB
Javier Tebas, sang Presiden La Liga
Javier Tebas, sang Presiden La Liga

Jagosatu.com - Presiden La Liga, Javier Tebas, sedang menghadapi gugatan hukum atas dugaan pelanggaran berat terhadap FC Barcelona.

Miguel Ángel Galán, ketua Asosiasi Transparansi dan Demokrasi dalam Olahraga, mengajukan pengaduan setebal 50 halaman terhadap Tebas.

Ia menuduh Tebas membocorkan data keuangan rahasia milik Barcelona tanpa izin resmi dari klub tersebut.

Gugatan itu telah disampaikan ke Dewan Olahraga Tinggi Spanyol, yang akan menentukan apakah kasus ini diteruskan ke Pengadilan Administratif Olahraga.

Jika kasus ini dilanjutkan dan Tebas dinyatakan bersalah, ia bisa didiskualifikasi dari jabatannya sebagai presiden La Liga.

Hubungan antara Tebas dan Barcelona memang sudah lama memanas akibat perbedaan pendapat terkait aturan Financial Fair Play.

Dalam laporan yang diajukan Galán, Tebas juga disebut telah merendahkan Barcelona dan Real Madrid, dua klub terbesar di dunia.

Kejadian yang memicu kasus ini terjadi pada April 2025, saat La Liga mengumumkan bahwa Barcelona terlambat mencatatkan pemasukan €100 juta dari penjualan VIP box.

Barcelona menuduh Tebas telah membocorkan informasi rahasia dan pernyataan itu kemudian dihapus dari situs resmi La Liga.

Selain itu, Galán mengklaim Tebas juga membagikan data finansial rahasia Barcelona kepada Athletic Club saat membahas transfer Nico Williams.

Galán menyebut tindakannya dilakukan demi membela kepentingan kolektif anggota dan pendukung FC Barcelona.

Ia juga menyesalkan bahwa pihak manajemen Barcelona tidak mengambil tindakan tegas setelah kejadian tersebut.

Menurut Galán, tindakan Tebas telah mencoreng wibawa dua klub paling penting dalam sepak bola dunia.

Galán membandingkan perilaku Tebas dengan mantan pejabat sepak bola yang sebelumnya telah didiskualifikasi berkat pengaduannya.

Ia menegaskan bahwa Tebas kini harus menerima konsekuensi atas tindakannya, sama seperti Ángel Villar, Luis Rubiales, dan Pedro Rocha.

Galán menekankan tidak ada bukti bahwa data yang dibocorkan Tebas pernah diumumkan secara publik oleh pihak Barcelona.

Pernyataan La Liga tersebut dianggap sebagai pelanggaran terhadap kewajiban kerahasiaan dalam pengelolaan keuangan klub.

Gugatan ini berpotensi memperdalam krisis kepercayaan antara klub-klub besar dan pengelola liga.

Jika terbukti bersalah, masa depan Tebas sebagai pemimpin La Liga bisa berada di ujung tanduk.

Dewan Olahraga Tinggi kini memiliki tanggung jawab untuk menentukan apakah kasus ini layak diteruskan ke pengadilan olahraga resmi. (samt)

Editor : ALengkong
#Barcelona #SPANYOL #La Liga #javier tebas