Jagosatu.com - Musim 2024/25 menjadi salah satu yang paling mengecewakan dalam era kepelatihan Pep Guardiola di Manchester City.
Tim asuhannya gagal meraih satu pun gelar dan hanya finis di posisi ketiga Liga Primer Inggris, jauh dari ekspektasi.
Guardiola mengakui bahwa tekanan yang ia rasakan sangat besar, terlebih ketika City mengalami rentetan hasil buruk.
Pada akhir tahun 2024, Manchester City sempat kalah sembilan kali dari 12 pertandingan di semua ajang kompetisi.
Situasi itu membuat posisi Guardiola di kursi manajer semakin goyah dan jadi sorotan media serta publik.
Namun, dukungan penuh dari petinggi klub ternyata menjadi penentu nasib Guardiola tetap bertahan.
Presiden klub, Khaldoon Al-Mubarak, serta mantan direktur olahraga, Txiki Begiristain, disebut Guardiola sebagai penyelamatnya.
Dalam wawancara bersama TNT Sports, Guardiola menyatakan rasa syukurnya bisa tetap berada di kursi pelatih.
Ia mengakui bahwa hasil musim lalu sangat buruk dan cukup untuk membuat manajer mana pun kehilangan pekerjaan.
Guardiola percaya bahwa loyalitas dan kepercayaan dua figur penting di balik layar klub membuatnya tetap dipercaya.
Meski musim lalu mengecewakan, Guardiola menilai musim baru adalah kesempatan untuk menulis cerita berbeda.
Menurutnya, sepakbola memang tentang siklus naik turun dan bagaimana tim merespons masa sulit.
Untuk menyambut musim baru, Manchester City telah melakukan perombakan skuad sejak jendela transfer Desember lalu.
Guardiola menyebut ada enam atau tujuh pemain baru yang bergabung demi menyegarkan kekuatan tim.
Ia merasa skuad City kini memiliki semangat dan motivasi yang lebih besar untuk tampil lebih baik.
Rekam jejak Guardiola sebelumnya jelas memberinya ruang untuk mendapatkan kesempatan kedua.
Selama membesut City, ia mempersembahkan satu Liga Champions, enam Liga Primer, dan beberapa trofi domestik lainnya.
Kini, Guardiola menargetkan untuk mengembalikan City ke jalur kemenangan dan dominasi.
Meski menang melawan Wolves di pekan pertama, City kembali goyah saat ditaklukkan Tottenham 2-0.
Guardiola dan timnya akan berusaha bangkit saat menghadapi Brighton di laga tandang akhir pekan ini. (samt)
Editor : ALengkong