Jagosatu.com - Pertandingan panas EuroBasket 2025 antara Jerman dan Lithuania mendadak memanas bukan karena permainan di lapangan.
Kapten timnas Jerman, Dennis Schröder, mendapat perlakuan tidak pantas saat berjalan menuju ruang ganti.
Seorang penonton dari tribun diduga melontarkan suara bernada rasis, menyerupai suara monyet, yang ditujukan langsung ke Schröder.
Tindakan tersebut sontak memancing perhatian banyak pihak, terutama karena disiarkan dalam kompetisi besar seperti EuroBasket.
Menurut ESPN, Dennis Schröder langsung melaporkan kejadian itu ke ofisial pertandingan begitu babak pertama usai.
Dilansir dari BasketNews, insiden tersebut terjadi di arena Tampere Deck Arena, Finlandia, yang menjadi lokasi pertandingan babak grup.
Rekaman kamera dan saksi mata memastikan bahwa memang ada suara monyet yang diarahkan ke Schröder dari arah tribun.
Pihak keamanan bergerak cepat dengan mengamankan dua orang penonton yang dicurigai melakukan pelecehan.
FIBA (Federasi Bola Basket Internasional) langsung melakukan investigasi terhadap rekaman kejadian tersebut.
Baca Juga: Luka Dončić Gila! Cetak Triple-Double Langka dan Hancurkan Belgia di EuroBasket 2025!
Dilansir dari Times of India, FIBA memutuskan melarang satu penonton menghadiri sisa pertandingan turnamen setelah dinyatakan bersalah.
FIBA juga menyatakan bahwa pihaknya tidak mentoleransi segala bentuk ujaran kebencian dan rasisme.
Dennis Schröder sendiri menyebut insiden ini sebagai sesuatu yang tidak bisa ditoleransi dan tidak layak terjadi di dunia olahraga.
Menurut The Playoffs News, ia menegaskan bahwa olahraga seharusnya menyatukan orang, bukan menjadi tempat kebencian.
Pernyataan Schröder itu mendapat dukungan luas dari sesama pemain, pelatih, hingga penggemar bola basket dunia.
Pelatih Jerman Alan Ibrahimagic mengatakan, “Dennis terguncang dan itu sangat bisa dimengerti, rasisme tak punya tempat di sini.”
Delegasi Lithuania langsung menyampaikan permintaan maaf resmi kepada tim Jerman atas tindakan suporter mereka.
Dilansir dari BasketNews, mereka juga bekerja sama dengan FIBA dan otoritas setempat untuk memproses hukum pelaku.
Meski terguncang, Schröder tetap bermain impresif dan membantu Jerman menang telak 107–88 atas Lithuania.
Hasil ini membawa Jerman lolos ke babak 16 besar EuroBasket yang akan digelar di Riga, Latvia.
Schröder juga membagikan cuplikan video insiden tersebut lewat Instagram, memperjelas bahwa suara itu memang ditujukan kepadanya.
Banyak netizen membanjiri kolom komentar dengan dukungan dan ajakan untuk memerangi rasisme secara nyata.
FIBA menjanjikan peningkatan keamanan dan pengawasan di seluruh sisa pertandingan turnamen.
Insiden ini kembali membuka diskusi besar tentang rasisme yang masih terjadi di olahraga modern.
(KT)
Editor : ALengkong