Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

USA vs World Kembali! NBA Resmi Rombak All-Star Demi Penonton yang Hilang

ALengkong • Jumat, 5 September 2025 - 20:20 WIB

Duel panas antara Team USA dan Team World siap mengguncang NBA All-Star 2026 (Foto: Instagram/laclippers)
Duel panas antara Team USA dan Team World siap mengguncang NBA All-Star 2026 (Foto: Instagram/laclippers)

Jagosatu.com – NBA All-Star Game tahun 2026 akan tampil dengan wajah baru yang belum pernah terjadi sebelumnya.

NBA akan mengganti format lama dan memperkenalkan pertandingan antara dua tim dari Amerika Serikat dan satu tim dari seluruh dunia.

Format ini disebut "tiga tim round-robin", di mana semua tim akan saling bertanding satu sama lain.

Setiap tim akan diisi oleh delapan pemain bintang pilihan, bukan lima seperti biasanya.

Pertandingan akan berlangsung pada 15 Februari 2026 di Intuit Dome, markas tim LA Clippers.

Format baru ini muncul karena acara All-Star sebelumnya dianggap membosankan dan tidak menarik lagi bagi penonton.

Banyak penonton merasa permainan All-Star hanya jadi ajang hiburan tanpa persaingan sungguhan.

Menurut laporan media resmi, tahun 2025 penonton All-Star Game menurun drastis hingga 13 persen.

Baca Juga: Legenda NBA Ini Ogah Cemburu! “Saya Main Bukan Buat Kaya!”

Itulah sebabnya NBA mencoba membuat All-Star jadi lebih kompetitif dan seru ditonton.

Pertandingan tidak akan seperti biasanya, melainkan hanya satu kuarter selama 12 menit untuk setiap pertandingan.

Dengan tiga tim, artinya akan ada tiga pertandingan pendek dalam satu hari.

Kompetisi ini terinspirasi dari format "Ryder Cup" yang biasa dipakai di dunia golf.

Siaran All-Star juga akan tayang siang hari agar bisa disatukan dengan acara Olimpiade Musim Dingin yang juga ditayangkan oleh NBC.

NBA berharap format baru ini bisa meningkatkan kembali minat penggemar dari seluruh dunia.

Team World diprediksi akan diisi oleh pemain internasional terbaik seperti Luka Dončić, Giannis Antetokounmpo, dan Nikola Jokić.

Sementara dua tim dari USA kemungkinan akan dibagi berdasarkan wilayah atau pemungutan suara terpisah.

Beberapa pengamat menyambut positif perubahan ini, tapi ada juga yang masih ragu.

Mereka khawatir pemain tidak akan serius bermain karena takut cedera atau tidak ada hadiah besar.

Namun NBA yakin bahwa dengan melibatkan kebanggaan negara, para pemain akan lebih termotivasi.

Jika format ini sukses, bisa saja digunakan untuk All-Star di tahun-tahun berikutnya bahkan di liga lain.

NBA benar-benar ingin menjadikan All-Star sebagai acara yang ditunggu dan penuh makna lagi.

Akhirnya, pertanyaannya hanya satu: apakah format baru ini benar-benar bisa membawa semangat kompetisi kembali ke All-Star? (KT)

Editor : ALengkong
#JagosatuNBA #TeamUSA #FormatBaruNBA #BasketInternasional #NBAAllStar2026 #TeamWorld