JAGOSATU.COM - Arsenal kembali menunjukkan konsistensi mereka dalam perburuan gelar Premier League musim ini setelah menumbangkan West Ham United dengan skor 2-0 pada laga yang digelar di London, Senin (6/10).
Kemenangan ini tak hanya memperkuat posisi The Gunners di papan atas, tetapi juga menegaskan peran penting Declan Rice dan Bukayo Saka sebagai motor utama tim asuhan Mikel Arteta.
Sejak awal pertandingan, Arsenal tampil penuh percaya diri. Permainan cepat melalui sisi sayap dan lini tengah menjadi kunci dominasi mereka. Bukayo Saka tampil menonjol dengan kecepatan dan kelincahannya yang kerap merepotkan barisan pertahanan West Ham.
Meskipun sempat mencetak gol yang dianulir karena offside, pemain muda Inggris itu terus menunjukkan determinasi tinggi sepanjang laga.
Gol pembuka akhirnya hadir di menit ke-38 lewat aksi Declan Rice, yang menghadapi mantan klubnya untuk pertama kali sejak hengkang ke Emirates Stadium.
Setelah bola tepisan kiper Alphonse Areola jatuh di depannya, Rice dengan tenang menyambut dan mengirim bola ke gawang.
Sorakan suporter Arsenal menggema di seluruh stadion, menandai momen emosional bagi sang gelandang yang dulu menjadi ikon The Hammers.
Arsenal hampir menambah keunggulan jelang turun minum lewat tembakan Riccardo Calafiori yang sayangnya hanya membentur tiang. Sementara itu, West Ham terlihat kesulitan menciptakan peluang berarti akibat pertahanan solid yang dibangun William Saliba dan Gabriel Magalhães.
Memasuki babak kedua, tekanan Arsenal semakin intens. Peluang demi peluang tercipta hingga akhirnya Bukayo Saka dijatuhkan oleh El Hadji Malick Diouf di area penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih, dan Saka yang menjadi eksekutor sukses menaklukkan Areola dengan penyelesaian dingin untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Gol ini menjadi pencapaian spesial bagi Saka karena menandai kontribusi ke-100-nya di Premier League, gabungan dari gol dan assist. Pemain berusia 23 tahun itu menunjukkan kedewasaan luar biasa dan membuktikan dirinya sebagai sosok tak tergantikan di lini serang Arsenal.
Meskipun Declan Rice dan Martin Ødegaard harus ditarik keluar karena cedera ringan, Arsenal tetap mampu menjaga tempo permainan hingga peluit akhir. Kemenangan ini membawa mereka ke puncak klasemen sementara, setidaknya hingga Liverpool memainkan laga mereka melawan Chelsea.
Sementara itu, West Ham United masih berjuang di papan bawah klasemen dan belum menemukan bentuk permainan terbaik di bawah asuhan Nuno Espírito Santo. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka tanpa kemenangan dalam beberapa pekan terakhir.
Dengan performa stabil seperti ini, Arsenal semakin menunjukkan mentalitas juara yang menjadi ciri khas tim besar. Kombinasi antara permainan agresif, keseimbangan taktik, serta semangat kolektif membuat mereka semakin layak diperhitungkan dalam perebutan trofi musim ini.
Editor : Toar Rotulung