Jagosatu.com - Dallas Mavericks berhasil menundukkan Detroit Pistons dengan skor ketat 116 114 dalam laga NBA yang harus ditentukan lewat perpanjangan waktu.
Pertandingan berjalan sengit sejak kuarter pertama karena kedua tim sama sama tampil agresif.
Pistons sempat menguasai jalannya laga dan unggul di beberapa momen penting.
Mavericks tidak menyerah dan terus menempel perolehan poin hingga akhir waktu normal.
Cooper Flagg menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi Dallas sepanjang pertandingan.
Flagg tampil konsisten dengan kontribusi poin dan rebound yang sangat dibutuhkan tim.
Anthony Davis juga menunjukkan peran vital lewat permainan fisik di area bawah ring.
Pertahanan Mavericks perlahan mulai menyulitkan Pistons di kuarter keempat.
Baca Juga: Drama Overtime di Denver: Rockes Kandas, Reporter NBA Bongkar Kontroversi Wasit!
Detroit Pistons mengandalkan Cade Cunningham sebagai motor serangan utama.
Cunningham tampil luar biasa dengan mencetak 29 poin dalam pertandingan ini.
Selain mencetak poin Cunningham juga aktif membagikan bola kepada rekan setimnya.
Ia mencatat 10 assist yang memperlihatkan kemampuannya membaca permainan.
Cunningham juga mengamankan 9 rebound sepanjang laga.
Catatan tersebut membuat Cunningham nyaris mencetak triple double.
Istilah triple double dalam bola basket berarti pemain mencatat dua digit angka pada tiga kategori statistik berbeda seperti poin rebound dan assist dalam satu pertandingan.
Sayangnya performa individu gemilang itu belum cukup membawa Pistons meraih kemenangan.
Skor imbang di akhir waktu normal membuat laga harus dilanjutkan ke overtime.
Di masa overtime Mavericks tampil lebih efektif dan tenang dalam menyerang.
Beberapa poin krusial dari Cooper Flagg dan Anthony Davis menjadi pembeda.
Pistons berusaha mengejar namun gagal memanfaatkan peluang di detik akhir.
Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Pistons karena mereka tampil kompetitif sepanjang laga.
Meski kalah Cade Cunningham tetap mendapat banyak pujian atas kepemimpinannya di lapangan.
Bagi Mavericks kemenangan ini menunjukkan kekuatan mental saat berada di bawah tekanan.
Hasil ini juga menegaskan pentingnya kerja sama tim di momen krusial pertandingan.
(KT)