Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Dari Gol ke Kemenangan Hugo Ekitike Akui Bahagia Bisa Terus Bantu Liverpool

Toar Rotulung • 2025-12-21 22:16:44

Penyerang Liverpool Hugo Ekitike. (Dok. Liverpool)
Penyerang Liverpool Hugo Ekitike. (Dok. Liverpool)

JAGOSATU.COM - Hugo Ekitike kembali menunjukkan peran pentingnya bagi Liverpool setelah mencetak gol dalam kemenangan 2-1 atas Tottenham Hotspur di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu WIB.

Striker asal Prancis itu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66, hanya sepuluh menit setelah Alexander Isak membuka keunggulan The Reds. Gol tersebut menjadi penegas performa impresif Ekitike yang tengah berada dalam grafik menanjak bersama Liverpool.

Dalam tiga pertandingan terakhir, Ekitike telah mencetak lima gol. Secara keseluruhan, ia kini mengoleksi delapan gol di Liga Inggris dan total 11 gol di semua kompetisi musim ini. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu penyerang paling produktif Liverpool dalam beberapa pekan terakhir.

“Ini adalah perasaan terbaik sebagai seorang striker. Anda butuh gol,” ujar Ekitike, dikutip dari laman resmi klub.

“Yang paling penting adalah kemenangan dan bermain dengan percaya diri. Jika saya bisa membantu tim dengan gol, tentu itu sangat berarti,” lanjut penyerang berusia 23 tahun tersebut.

Ekitike juga menegaskan bahwa kontribusinya untuk tim tidak hanya soal mencetak gol. Ia menyinggung perannya dalam proses gol pertama Liverpool, di mana ia terlibat sebelum assist tercipta.

“Pada gol pertama, saya berperan lewat umpan sebelum assist. Jadi saya selalu mencoba membantu tim sebaik mungkin, dan itulah yang paling penting,” ucapnya.

Secara permainan, Liverpool memang tampil dominan di babak kedua. Situasi semakin menguntungkan setelah Tottenham harus bermain dengan sepuluh pemain usai Xavi Simons diganjar kartu merah pada menit ke-33. Penguasaan bola dan tempo permainan sepenuhnya berada di tangan tim asuhan Arne Slot.

Namun, pertandingan tidak berjalan semudah yang dibayangkan. Masuknya Richarlison memberikan dampak signifikan bagi Tottenham. Gol pemain Brasil itu pada menit ke-83 membuat Liverpool berada di bawah tekanan hingga menit akhir.

Bahkan ketika Cristian Romero menerima kartu merah dan Spurs harus bermain dengan sembilan pemain, Liverpool tetap kesulitan keluar dari tekanan. Situasi ini diakui langsung oleh Ekitike sebagai salah satu fase tersulit dalam pertandingan.“Ini bukan pertandingan terbaik kami,” ujar Ekitike dengan jujur.

“Laga ini sulit, tetapi kami cukup mengendalikan permainan. Di akhir babak kedua menjadi lebih sulit karena mereka menekan dan mencetak gol. Kami mampu mempertahankan hasil dan pulang dengan kemenangan, dan itu yang paling penting.”

Ia juga menambahkan bahwa bermain melawan tim dengan jumlah pemain lebih sedikit bukan jaminan laga akan menjadi mudah, terlebih ketika bermain di kandang lawan.

“Bermain melawan sepuluh pemain tidak pernah mudah. Mereka bermain di kandang, para suporter mendorong mereka, dan mereka punya energi besar, bahkan lebih besar dibanding awal laga,” katanya.

Kemenangan ini menjadi hasil positif beruntun bagi Liverpool. The Reds kini tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan catatan empat kemenangan dan dua hasil imbang. Setelah sebelumnya melalui periode sulit dengan serangkaian kekalahan, tren ini menjadi modal berharga untuk kebangkitan tim.

Tambahan tiga poin dari London membuat Liverpool kini mengoleksi 29 poin dari 17 pertandingan dan menempati peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris. Mereka terpaut sepuluh poin dari pemuncak klasemen Arsenal, namun kembali masuk dalam persaingan papan atas.

Dengan performa Hugo Ekitike yang semakin konsisten, Liverpool memiliki harapan besar untuk menjaga momentum positif dan memperbaiki posisi mereka di paruh musim kompetisi.

Editor : Toar Rotulung
#Liverpool #Tottenham Hotspur #Liga Inggris #hugo ekitike