Jagosatu.com - Jonathan Tah mendukung Lennart Karl untuk mendapatkan tempat di timnas Jerman untuk Piala Dunia tahun depan.
Lennart Karl tampil mengesankan untuk Bayern Munich musim ini meski belum dipanggil ke tim senior Jerman.
Tah menilai tidak ada alasan bagi Karl untuk tidak bisa masuk skuad Jerman berdasarkan performanya di Bayern.
Karl telah mencetak enam gol dalam 17 penampilan gabungan Bundesliga dan Liga Champions musim ini.
Pemain muda itu menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Liga Champions yang mencetak gol di tiga pertandingan berturut-turut.
Usianya saat itu tercatat 17 tahun dan 290 hari, sebuah rekor bagi pemain seumurannya.
Meski begitu, Karl belum dipanggil ke tim senior Jerman karena Julian Nagelsmann ingin ia tetap di U-21.
Tah yakin Karl sudah cukup matang untuk memberi dampak jika dipanggil ke timnas senior.
"Kalau dia terus seperti ini, saya tidak tahu apa yang menghentikannya membantu tim nasional," kata Tah kepada Abendzeitung.
Tah menambahkan, jika Karl bisa tampil di Bayern dan Liga Champions, dia juga bisa tampil baik di tim nasional.
"Tentu ini keputusan pelatih, tapi saya pikir dia sedang melakukan pekerjaan yang sangat bagus saat ini," ujar Tah.
Jerman telah memastikan lolos ke Piala Dunia 2026 dengan performa yang meyakinkan.
Mereka akan memulai kampanye Piala Dunia menghadapi debutan turnamen, Curacao.
Selanjutnya Jerman akan menghadapi Pantai Gading dan kemudian Ekuador dalam babak penyisihan grup.
Sebagai juara dunia empat kali, Tah ingin Jerman menargetkan lebih tinggi daripada sekadar mencapai perempat final.
"Bagiku, masuk turnamen hanya untuk perempat final itu tidak masuk akal," ungkap Tah.
Tah percaya tim ini punya kualitas untuk mencapai sesuatu yang besar di Piala Dunia 2026.
Thomas Muller menegaskan Jerman tidak boleh gagal di babak grup untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Muller menekankan pentingnya lolos dari grup karena menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Pantai Gading dan Ekuador.
Jerman juga telah mengumumkan pertandingan persahabatan melawan Ghana di Maret dan Finlandia di Mei sebelum memulai Piala Dunia. (samt)
Editor : ALengkong