JAGOSATU.COM - Neymar kembali harus berurusan dengan ruang operasi setelah menjalani prosedur arthroscopy pada lutut kirinya.
Klubnya, Santos FC, secara resmi mengumumkan bahwa sang bintang menjalani operasi minimal invasif tersebut pada Senin (22/12) pagi waktu setempat di Mater Dei Nova Lima.
“Pemain Neymar da Silva Santos Junior menjalani operasi pada Senin pagi ini (22 Desember) di Mater Dei Nova Lima oleh dr. Rodrigo Lasmar dan timnya,” tulis pernyataan resmi Santos.
Tindakan medis ini dilakukan untuk mengatasi rasa nyeri berkepanjangan di lutut kiri yang selama musim berjalan mengganggu performa Neymar dan memaksanya absen dalam beberapa pertandingan penting.
Operasi tersebut ditangani oleh Rodrigo Lasmar, dokter spesialis ortopedi yang juga menjadi bagian dari tim medis tim nasional Brasil. Prosedur arthroscopy dipilih karena bersifat minimal invasif, memungkinkan perbaikan di dalam sendi tanpa pembedahan besar, serta diharapkan mempercepat proses pemulihan sang pemain.
Masalah lutut memang menjadi salah satu hambatan terbesar dalam perjalanan karier Neymar dalam beberapa tahun terakhir. Pada Oktober 2023, ia mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) saat membela Timnas Brasil di laga kualifikasi Piala Dunia. Cedera itu membuat Neymar harus menjalani masa pemulihan panjang dan penuh tantangan.
Setelah kembali ke klub masa kecilnya, Santos, pada Januari 2025, Neymar belum sepenuhnya menemukan kondisi fisik terbaiknya. Penyerang berusia 33 tahun tersebut hanya tampil dalam 19 dari total 38 pertandingan Serie A Brasil yang dimulai pada April.
Meski keterlibatannya terbatas, kontribusi Neymar tetap terasa signifikan. Berdasarkan laporan ESPN, ia mencetak delapan gol sepanjang musim, termasuk sejumlah gol krusial di fase akhir kompetisi yang membantu Santos menjauh dari ancaman degradasi.
Di luar lapangan, Neymar tetap menunjukkan optimisme besar terhadap masa depannya bersama Timnas Brasil. Akhir pekan lalu, saat menghadiri sebuah acara musik di Sao Paulo, ia secara terbuka menyatakan keinginannya tampil di Piala Dunia dan bahkan bermimpi mencetak gol di partai final.
Neymar juga sempat melontarkan candaan kepada pelatih anyar Brasil, Carlo Ancelotti, yang resmi ditunjuk pada Mei 2025.
“Kami akan melakukan hal yang mustahil untuk membawa piala ini ke Brasil. Pada bulan Juli, Anda bisa mengingatkan kami tentang hal itu. Hai, Ancelotti, bantu kami!” ujar Neymar, dikutip dari ESPN.
Sementara itu, Ancelotti menegaskan bahwa Neymar tetap masuk dalam radar tim nasional. Namun, pelatih asal Italia itu memberi satu syarat mutlak: kondisi fisik sang bintang harus benar-benar prima sebelum kembali memperkuat Selecao.
Editor : Toar Rotulung