JAGOSATU.COM - Presiden Real Madrid Florentino Perez dikabarkan mulai mempertimbangkan langkah besar untuk meredam krisis performa yang tengah dialami Los Blancos pada awal musim ini. Berdasarkan laporan Defensa Central, jajaran direksi klub menilai belum terlihat adanya peningkatan signifikan dari Real Madrid dalam tiga pertandingan terakhir, situasi yang memicu evaluasi serius terhadap posisi pelatih kepala Xabi Alonso.
Perez disebut bersikap lebih berhati-hati dalam menyikapi kondisi ini. Meski tekanan dari sejumlah penasihat terdekatnya semakin kuat untuk segera memecat Alonso, sang presiden belum mengambil keputusan final. Namun demikian, wacana pergantian pelatih semakin menguat menjelang laga penting Piala Super Spanyol melawan Atletico Madrid yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (9/1/2026).
Dalam berbagai diskusi internal klub, satu nama disebut-sebut menjadi pilihan utama Florentino Perez, yakni Zinedine Zidane. Legenda hidup Real Madrid itu dinilai sebagai sosok yang paling mampu mengembalikan stabilitas tim, baik dari sisi taktik maupun mental pemain. Perez menilai Zidane memiliki kapasitas untuk membangkitkan semangat juang sekaligus menegakkan disiplin di ruang ganti Real Madrid yang saat ini dinilai kurang solid.
Pertimbangan Perez tidak lepas dari faktor psikologis pemain. Zidane diyakini mampu menjadi figur kepemimpinan yang menenangkan, terutama bagi para pemain senior. Beberapa bintang utama Real Madrid seperti Jude Bellingham dan Kylian Mbappe disebut mengidolakan Zidane dan menaruh respek besar terhadap pencapaiannya, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Selain itu, pemain asal Prancis seperti Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga dikenal sangat menghormati Zidane yang merupakan kompatriot mereka. Kedekatan emosional ini dianggap dapat membantu membangun kembali harmoni tim. Tidak hanya itu, Rodrygo Goes dan Vinicius Junior juga telah mengenal Zidane sejak usia muda di kompleks latihan Valdebebas. Zidane disebut berperan penting dalam proses pembinaan dan perkembangan mereka pada fase awal karier di Real Madrid.
Meski demikian, opsi mendatangkan Zidane bukan tanpa hambatan. Defensa Central melaporkan bahwa Zidane masih menyimpan ambisi pribadi untuk melatih tim nasional Prancis dan menggantikan Didier Deschamps di masa depan. Keinginan tersebut membuat Zidane belum sepenuhnya menutup peluang di level internasional, meskipun pintu kembali ke Santiago Bernabeu selalu terbuka.
Apabila rencana Florentino Perez benar-benar terwujud, maka Zidane hampir dipastikan akan segera menggantikan Xabi Alonso. Pelatih muda asal Spanyol itu dinilai gagal mengawali musim dengan performa yang konsisten, meskipun sebelumnya sempat mencatatkan start impresif dengan 10 kemenangan dari 11 laga awal di semua kompetisi.
Situasi ini membuat masa depan Alonso berada di ujung tanduk. Laga Piala Super Spanyol kontra Atletico Madrid diprediksi menjadi momen krusial yang akan menentukan nasibnya. Bagi Perez, keputusan yang diambil bukan sekadar soal hasil jangka pendek, melainkan demi menjaga stabilitas dan ambisi Real Madrid untuk tetap bersaing di level tertinggi musim ini.
Editor : Toar Rotulung