Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Manchester United Gagal Rebut Top 4 Setelah Leeds Tunjukkan Keajaiban di Babak Kedua!

ALengkong • 2026-01-04 22:28:02
Aksi MU berhasil ditahan Leeds imbang
Aksi MU berhasil ditahan Leeds imbang

Jagosatu.com - Manchester United gagal meraih kemenangan saat menghadapi Leeds United, berakhir dengan skor imbang 1-1 di Elland Road.

Matheus Cunha menjadi penyelamat bagi Leeds dengan mencetak gol penyeimbang setelah Brenden Aaronson membuka skor untuk Manchester United.

Gol Aaronson tercipta pada menit ke-62 setelah menerima umpan matang dari Pascal Struijk.

Sebelum itu, Manchester United sempat terlihat dominan dan hampir mencetak gol delapan menit setelah gol Cunha, tetapi dianulir karena offside.

Dominic Calvert-Lewin hampir membawa Leeds unggul lebih dulu di babak pertama dengan sundulan yang membentur tiang.

Daniel Farke menyiapkan Leeds dengan strategi yang solid di babak kedua untuk menahan serangan United.

Ruben Amorim merespons cepat dengan memasukkan Joshua Zirkzee, yang membantu terciptanya gol penyeimbang Cunha.

Cunha mengeksekusi umpan Zirkzee dengan sempurna untuk melewati kiper Lucas Perri.

Manchester United terus menekan, tetapi hanya berhasil dua kali tepat sasaran dari 15 percobaan tembakan.

Leeds United hampir memenangkan pertandingan melalui peluang Noah Okafor dan Joel Piroe di menit-menit akhir.

Cunha kembali mengancam di menit ke-81, namun tembakannya membentur tiang gawang.

Hasil imbang ini membuat Manchester United gagal naik ke posisi empat besar klasemen Premier League.

Leeds United memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi tujuh pertandingan terakhir di liga.

Dalam periode tujuh laga tersebut, Leeds berhasil mengumpulkan 11 poin, sama banyak dengan 13 laga pertama mereka musim ini.

Ini menjadi rangkaian tak terkalahkan terpanjang Leeds di kasta tertinggi sejak periode Mei hingga November 2001.

Aaronson menjadi sorotan karena perannya dalam mencetak gol dan memberikan assist, meningkat signifikan dibandingkan musim sebelumnya.

United sebenarnya memiliki expected goals (xG) lebih tinggi yaitu 1,46 dibanding Leeds yang hanya 0,92.

Namun efektivitas penyelesaian akhir yang rendah membuat mereka gagal memanfaatkan peluang.

Leeds terus menunjukkan performa solid dan mampu bertahan dari tekanan United hingga peluit akhir dibunyikan.

Pertandingan ini menegaskan bahwa Leeds masih mampu bersaing di Premier League meski awal musim mereka kurang konsisten. (samt)

Editor : ALengkong
#Brenden aaronson #Leeds United #matheus cunha #Manchester United #Elland Road