Piala Dunia 2026 secara resmi telah dimulai pada Kamis (11/6) malam waktu setempat, atau Jumat (12/6) pagi waktu Indonesia Barat, dengan pertandingan pembuka dari Grup A.
Momen ini menjadi penanda dimulainya kembali pesta sepak bola empat tahunan yang selalu dinanti oleh miliaran penggemar di seluruh dunia.
Menyambut bergulirnya turnamen akbar ini, menarik untuk menengok kembali jejak sejarah para negara yang pernah mengangkat trofi paling bergengsi di kancah sepak bola dunia.
Sejak pertama kali digelar, Piala Dunia telah melahirkan berbagai kisah heroik dan dominasi tim-tim besar.
Uruguay mencatatkan diri sebagai juara Piala Dunia pertama yang diselenggarakan pada tahun 1930.
Kemenangan bersejarah ini menjadi fondasi bagi tradisi panjang turnamen yang kini telah memasuki edisi ke-23.
Setelah Uruguay, Italia menunjukkan dominasinya dengan meraih gelar juara secara beruntun pada dua edisi berikutnya.
Keberhasilan Italia ini membuktikan kekuatan sepak bola Eropa di awal-awal penyelenggaraan Piala Dunia.
Namun, gejolak politik global sempat menghentikan euforia sepak bola.
Perang Dunia yang berkecamuk membuat turnamen ini urung dihelat selama 12 tahun, sebuah jeda terpanjang dalam sejarah Piala Dunia.
Setelah masa jeda yang panjang, Piala Dunia kembali digelar dan Uruguay berhasil menambah koleksi gelarnya.
Kemenangan kedua Uruguay ini diraih setelah menaklukkan tuan rumah Brasil dalam laga final yang dikenang sebagai 'Tragedi Maracana', di mana Brasil yang diunggulkan justru harus menelan kekalahan pahit di kandang sendiri.
Empat tahun berselang, juara baru lahir dari benua Eropa, yakni Jerman.
Kemudian, Brasil menyusul dengan meraih dua gelar juara secara beruntun, menandai era kebangkitan sepak bola Amerika Selatan.
Pada era tahun 2000-an, pola juara beruntun tidak lagi terjadi.
Setiap edisi melahirkan juara yang berbeda, menunjukkan semakin meratanya kekuatan tim-tim peserta di kancah global.
Brasil sendiri menasbihkan diri sebagai pengoleksi gelar juara Piala Dunia terbanyak dengan total lima trofi.
Gelar kelima mereka diraih pada edisi pertama yang digelar di benua Asia, tepatnya di Korea Selatan dan Jepang pada tahun 2002, seperti dilansir dari Jawa Pos.
Setelah dominasi Brasil di awal milenium, Italia, Spanyol, Jerman, Prancis, dan yang terbaru Argentina, secara bergantian mengangkat trofi bergengsi tersebut.
Argentina, dengan Lionel Messi sebagai kapten, menjadi juara bertahan setelah memenangkan edisi 2022, menambah daftar panjang negara-negara yang pernah merasakan puncak kejayaan sepak bola dunia.
Editor : ALengkong