Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Calo DDR5 Kena Mental! Harga RAM Terjun Bebas di Tiongkok

ALengkong • Rabu, 8 April 2026 - 18:10 WIB
Kepingan RAM dan Foto Penimbun RAM (SK Hynix / China Pulse)
Kepingan RAM dan Foto Penimbun RAM (SK Hynix / China Pulse)

JagoSatu.com - Para calo memori di Tiongkok lagi pada kena mental karena harga DDR5 akhirnya anjlok. Di Shenzhen, para pedagang terjebak dengan stok melimpah yang nilainya terus turun tiap jam. Kabar bahagia buat kita yang sering kena harga tinggi.

Situasi di pasar Huaqiangbei makin panas karena para reseller lagi berebut buat cuci gudang. Dilansir oleh VideoCardz.com, harga keping DDR5 16GB yang tadinya $261 kini terjun bebas ke angka $174. Penurunan yang sangat signifikan!

"Bang, harga memori hancur banget. Kita benar-benar terjebak," keluh seorang pedagang dalam video yang viral. Mereka berharap harga bakal naik lagi supaya bisa balik modal, tapi sepertinya harapan itu sangat tipis bagi mereka.

Margin keuntungan yang tipis bikin penurunan harga sedikit saja langsung bikin mereka boncos parah. Begitu harga pasar mendekati modal awal, kepanikan pun pecah. Ini momen "kursi goyang" buat mereka yang telat keluar dari pasar.

Meskipun belum hancur total, ini jadi peringatan keras buat pasar abu-abu. Penurunan harga ritel mulai terasa di Amerika, Eropa, hingga Tiongkok karena rantai pasokan makin stabil. Zaman susah cari komponen PC kayaknya sudah lewat.

Dikutip dari VideoCardz.com, penurunan paling tajam terjadi pada modul pasar sekunder. Ini termasuk komponen daur ulang yang sering dijual di pusat hardware besar. Hati-hati, beli RAM dari calo yang panik bisa berujung Blue Screen.

Menariknya, harga modul IC asli dari produsen besar justru tetap stabil dibanding pasar gelap. Kepanikan ini cuma menyerang mereka yang mencoba memonopoli stok ritel saat harga naik. Stabilitas inilah yang sebenarnya jadi angin segar buat perakit PC.

Para reseller sekarang berlomba menurunkan harga demi menghindari stok yang makin nggak berharga. Dilansir oleh VideoCardz.com, beberapa pedagang bahkan memposting video putus asa dan merasa "terkutuk" karena pasar tiba-tiba berbalik arah melawan strategi mereka.

Koreksi harga ini terjadi setelah berbulan-bulan kelangkaan buatan akibat ulah para penimbun stok. Dikutip dari VideoCardz.com, gelembung itu akhirnya pecah dan pasar mulai kembali memberikan harga yang lebih masuk akal bagi konsumen rata-rata.

Pergeseran tren ini adalah langkah logis setelah volatilitas DDR5 yang sangat panjang. Dilansir oleh VideoCardz.com, kita akhirnya melihat tanda nyata penurunan harga yang menguntungkan builder. DDR5 kini menjadi standar baru yang nggak lagi bikin kantong jebol.

Buat para reseller yang salah strategi, ini adalah momen kerugian yang nyata. Tapi bagi kita, ini sinyal kalau kelangkaan hardware sudah mencapai titik akhirnya. Rasanya sulit bersimpati pada mereka yang menjadikan komponen PC sebagai investasi ala-ala kripto.

TrendForce mencatat bahwa industri sebenarnya cuma sedang mengalami koreksi harga yang memang diperlukan. Sebelumnya, kenaikan harga yang sangat tinggi sempat bikin rakitan PC kelas murah pun terasa seperti barang mewah yang sangat sulit dijangkau.

Video viral tersebut membuktikan betapa rapuhnya ekosistem para calo saat permintaan mulai mereda. Tanpa tren harga yang naik terus, model bisnis mereka bakal langsung runtuh. Ternyata hukum penawaran dan permintaan bisa jadi senjata makan tuan.

Meski penurunan harga di wilayah lain mungkin nggak sedramatis di Tiongkok, trennya menuju arah positif. Ada secercah harapan buat kalian yang mau upgrade sistem. Akhirnya kita bisa bahas kecepatan RAM tanpa pusing memikirkan biaya.

Harga DDR5 yang jatuh di Tiongkok jadi kemenangan buat para builder di tahun 2026. Era kiamat DRAM mulai mereda dan para spekulan kini menanggung akibatnya. Nah, apakah kalian sudah siap beralih ke platform DDR5 sekarang? (tmtiwow)

Editor : ALengkong
#anjlok #Tiongkok #Calo #DDR5 #memori