JAGOSATU.COM - Ford Mustang Mach-E, sebuah SUV listrik, berhasil meraih nilai keselamatan tertinggi untuk kendaraan bertenaga baterai di Australia.
Dikutip dari laman Drive pada Kamis, Ford Mustang Mach-E mendapatkan peringkat keselamatan bintang lima di Selandia Baru lebih dari enam bulan yang lalu oleh lembaga uji tabrak independen. Dan saat ini, SUV listrik tersebut juga meraih peringkat keselamatan yang sama di Australia.
Pada bulan Desember 2022, Mustang Mach-E telah diberikan peringkat bintang lima oleh The Australasian New Car Assessment Program (ANCAP) di Selandia Baru.
Baca Juga: Ketegangan Etnis Memaksa Penutupan Sekolah di India
Meski demikian, hasil pengujian ini belum diterapkan di Australia karena Ford belum mengkonfirmasi rencana penjualan lokal atau spesifikasi standar untuk kendaraan tersebut.
Meskipun skor keselamatan Mustang Mach-E baru diumumkan di Australia pada tahun 2023, SUV listrik ini telah diuji di Eropa pada tahun sebelumnya oleh ANCAP dan protokol pengujian 2020-2022 dari organisasi Euro NCAP.
Peringkat keselamatan ini berlaku untuk semua model Mustang Mach-E kecuali varian high-performance GT.
Ford Mustang Mach-E berhasil meraih skor 92 persen untuk Perlindungan Pengendara Dewasa, 88 persen untuk Perlindungan Penumpang Anak, 69 persen untuk Perlindungan Pengguna Jalan Rentan (pejalan kaki dan pengendara sepeda), dan 82 persen untuk Teknologi Bantuan Keselamatan.
Baca Juga: Terkait Nama Cawapres, Ganjar Memastikan Semua Memiliki Kesempatan yang Sama
Skor keselamatan lokal untuk Ford Mustang Mach-E sebagian besar sama dengan yang diberikan di Selandia Baru.
Namun, di Australia, ditambahkan pemasangan titik jepit kursi anak (top-tether) di kursi tengah belakang sehingga kendaraan ini dapat diklasifikasikan sebagai kendaraan lima tempat duduk.
Meskipun Mustang Mach-E meraih skor yang baik dalam semua kriteria ANCAP, namun hasilnya masih lebih rendah dibandingkan dengan Tesla Model Y, SUV listrik terlaris di Australia dan dunia.
ANCAP mencatat bahwa kap depan aktif pada Mustang Mach-E, yang mengangkat kap mobil saat terjadi tabrakan dengan pejalan kaki untuk melindungi mereka dari bagian yang keras, memberikan hasil yang baik atau memadai. Namun, kaca depan dan pilar pada kendaraan ini memiliki hasil yang lemah atau buruk.
Baca Juga: Skandal Fans Klub, Pemain Corinthians Diseret dari Hotel, Minta Pergi dari Klub
ANCAP tidak memberikan skor untuk fitur pengereman darurat otonom (AEB) saat mundur, maupun untuk sistem kelelahan pengemudi, karena fitur-fitur tersebut tidak diatur sebagai pengaturan utama saat mobil dihidupkan.
Sistem AEB pada Mustang Mach-E berfungsi dengan baik dalam pengujian lain seperti mobil-ke-mobil, bantuan persimpangan, dan perlindungan terhadap pejalan kaki. ANCAP juga mencatat bahwa sistem pendukung jalur pada kendaraan ini menunjukkan kinerja yang baik.
Ford Mustang Mach-E 2024 akan dipamerkan di Australia antara bulan Oktober dan Desember 2023 dengan harga mulai dari 79.990 dolar AS atau sekitar Rp1,2 miliar untuk varian Select, dan mencapai 108.990 dolar AS atau sekitar Rp1,6 miliar untuk varian flagship GT. (Antara)
Editor : Alfianne Lumantow