Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Rahasia Terbongkar, Profil Lengkap Mobil Listrik Xiaomi SU7 yang Dinanti-nanti

Tina Mamangkey • Jumat, 17 November 2023 - 20:14 WIB
Tampilan mobil listrik pertama Xiaomi yang mulai diperkenalkan. (ArenaEV)
Tampilan mobil listrik pertama Xiaomi yang mulai diperkenalkan. (ArenaEV)

JAGOSATU.COM - Misteri seputar mobil listrik Xiaomi mulai terkuak perlahan.

Detail yang solid tentang Electric Vehicle (EV) pertama dari Xiaomi, yang begitu dinantikan, telah mulai diperkenalkan.

Dengan nama SU7, beberapa spesifikasi kunci kendaraan ini bersama dengan gambar resmi telah diungkap, hasil dari pengajuan peraturan ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT), seperti dilaporkan oleh ArenaEV.

Mobil listrik Xiaomi hadir dalam dua varian model, BJ7000MBEVR2 dengan motor tunggal, dan BJ7000MBEVA1 dengan motor ganda.

SU7 memiliki dimensi panjang 4.997 mm, lebar 1.963 mm, dan tinggi 1.455 mm, dengan wheelbase mencapai 3.000 mm.

Dibandingkan dengan pesaing utamanya, Tesla Model 3 dan Nio ET5, dimensi SU7 menjadikannya lebih panjang dan lebar.

Kecepatan tertinggi dikabarkan mencapai 210 km/jam. Penting untuk dicatat bahwa pengajuan tersebut menegaskan bahwa produksi dilakukan oleh BAIC Off-road Vehicle, bukan oleh Xiaomi.

Xiaomi berencana untuk menjual tiga varian SU7, dengan varian pertama bermesin tunggal memiliki bobot 1.980 kg.

Sementara itu, SU7 varian Pro dan SU7 Max akan memiliki bobot 2.205 kg.

Berdasarkan kutipan pengajuan, SU7 bermesin tunggal memiliki motor 220 kW (295 hp) yang diproduksi oleh United Automotive Electric Systems, perusahaan patungan antara Bosch dan Zhonglian Automotive Electronics.

SU7 Pro dan SU7 Max memiliki dua motor dengan output individu sebesar 220 kW (295 hp) dan 275 kW (368 hp) yang dapat digabungkan untuk menghasilkan 660 hp.

Baterai SU7 dikabarkan menggunakan teknologi litium besi fosfat (LFP), yang dipasok oleh afiliasi BYD, FinDreams.

SU7 Pro dan SU7 Max menggunakan baterai ternary Li-ion dari CATL, sementara SU7 milik Xiaomi menggunakan arsitektur 800V.

Fitur tambahan termasuk kemampuan pengemudian otonom atau self-driving, yang telah ditingkatkan dengan sistem LiDAR opsional yang terpasang di atap.

Xiaomi dilaporkan akan memulai produksi massal SU7 pada bulan Desember, dengan rencana peluncuran pada bulan Februari 2024, mungkin sekitar Mobile World Congress (MWC).

Pabrik mobil Xiaomi di Beijing disebutkan telah memproduksi beberapa model SU7 awal yang sedang diuji, dan perkiraan harga SU7 adalah kurang dari CNY 300.000 atau sekitar Rp 640 juta. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Mobil Listrik #xiaomi #SU7