JagoSatu.com - Kita sering bicara soal pentingnya VRAM (memori video) untuk game-game modern, kan? Nah, bersiaplah, karena bocoran terbaru dari badan regulasi EEC yang diajukan perusahaan bernama Maxsun baru saja 'membuka rahasia' mengenai GPU yang akan datang. Termasuk di dalamnya rumor RTX 5050 yang ternyata hanya dibekali 8GB VRAM. Registrasi ini mengkonfirmasi keberadaan kartu yang belum diumumkan ini, bersama dengan daftar lengkap model RTX 50 seri lainnya dari Maxsun. Nvidia hanya membekali 8GB VRAM pada kartu yang kelihatannya ditujukan untuk segmen entry-level hingga menengah di generasi terbaru. Ini terasa seperti 'mengulang' keterbatasan VRAM yang sudah kita alami dengan kartu generasi saat ini. Apalagi, kartu ini kemungkinan besar baru meluncur di akhir 2025 atau 2026.
Bocoran dari Maxsun, seperti dilaporkan oleh wccftech, menunjukkan bahwa mereka sedang menyiapkan 16 edisi berbeda dari RTX 5050 di berbagai keluarga produk. Termasuk beberapa nama yang terdengar unik, seperti "Transformer" dan "Terminator", di samping seri "iCraft" yang lebih dikenal. Spesifikasi kunci yang dikonfirmasi dalam daftar tersebut adalah kapasitas VRAM 8GB. Meskipun jenis memori (GDDR6 atau GDDR7) dan lebar bus (yang diperkirakan 128-bit) tidak disebutkan secara eksplisit di registrasi itu sendiri. Spekulasi berdasarkan info bocoran lain mengarah pada RTX 5050 yang akan menggunakan GPU GB207 dengan 2560 inti dan TDP 130W. Enam belas varian kartu entry-level dengan batas VRAM yang tampaknya akan menjadi penghalang besar sejak hari pertama? Itu terdengar seperti segmentasi board partner yang klasik. Namun, VRAM 8GB tetap menjadi sorotan utama dan sebuah kekecewaan besar.
Tapi tunggu, bocoran EEC yang sama juga mengkonfirmasi sesuatu yang benar-benar aneh: GPU Intel Arc B580 dengan VRAM 24GB. Ya, Anda tidak salah baca. B580, yang merupakan chip Arc Intel di segmen menengah (kurang lebih), tampaknya muncul dalam registrasi Maxsun sebagai model "ARC B580 iCraft 24G OC". Ini sepertinya mendukung rumor terbaru tentang B580 dengan VRAM besar, meskipun produsen lain dilaporkan membantah klaim tersebut. Intel membekali VRAM 24GB pada GPU kelas B580 sungguh... membingungkan. Jumlah itu bahkan lebih banyak dari VRAM di beberapa kartu high-end. Saya benar-benar bertanya-tanya, siapa target pasar untuk kombinasi spesifik performa inti dan memori seperti itu?
Yang menambah kebingungan, daftar EEC ini juga mencakup kartu RTX 50 seri lainnya dari Maxsun, seperti 5080, 5070 Ti, 5070, 5060 Ti, dan 5060. Menariknya, RTX 5060, yang diperkirakan akan diumumkan di Computex dalam waktu sekitar seminggu, juga terdaftar dengan VRAM 8GB GDDR7 dan bus 128-bit, menurut bocoran yang dikutip oleh wccftech. Ini mengindikasikan Nvidia kemungkinan akan mengulang pilihan VRAM 8GB di beberapa kartu di bawah seri yang lebih tinggi. Jadi, Nvidia tampaknya puas dengan 8GB VRAM pada kartu yang berpotensi meluncur di rentang harga $200-$400, sementara Intel justru 'menampar' VRAM 24GB pada chip kelas bawah? Strategi VRAM keduanya sungguh bertolak belakang, dan salah satunya terasa jauh lebih tidak ramah pengguna.
Bocoran EEC ini mengonfirmasi generasi berikutnya semakin dekat, setidaknya dari mitra AIB (Add-in Board) seperti Maxsun. Bocoran ini juga menyoroti beberapa keputusan VRAM yang berpotensi dipertanyakan di segmen bawah jajaran produk Nvidia mendatang. Munculnya Arc B580 24GB adalah 'lemparan tak terduga' (curveball) yang menambah keanehan pada seluruh situasi. Berdasarkan bocoran ini, generasi kartu grafis berikutnya tampaknya akan memiliki konfigurasi VRAM yang benar-benar membingungkan. Dan sepertinya, para gamer dengan anggaran terbatas mungkin masih akan berjuang dengan masalah VRAM 8GB jauh di generasi berikutnya.
Bagaimana pendapat kalian tentang keputusan VRAM Nvidia yang dikabarkan ini? Dan apa yang terpikirkan saat mendengar tentang Arc B580 24GB? Strategi VRAM mana yang menurut kalian lebih masuk akal di generasi mendatang? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung