JagoSatu.com - Bayangkan kalian sedang jalan-jalan santai, lalu semua iklan yang mengganggu itu... tiba-tiba menghilang begitu saja. Seorang insinyur perangkat lunak asal Belgia bernama Stijn Spanhove telah menciptakan aplikasi augmented reality (AR) untuk kacamata AR Spectacles milik Snap yang bisa melakukan hal itu. Aplikasi ini menggunakan AI Gemini dari Google untuk mengidentifikasi dan memblokir iklan serta merek di dunia nyata. Ini adalah fiksi ilmiah murni yang menjadi kenyataan—"AdBlock untuk mata kalian" akhirnya hadir, dan jujur saja, sudah saatnya!
Aplikasi ini secara visual mengganti iklan yang terdeteksi pada papan reklame, poster, dan bahkan kemasan makanan dengan kotak merah, secara aktif "menyoroti dan mempermalukan" merek yang diblokir, seperti yang dilaporkan oleh Tom's Hardware. Spanhove memamerkannya dalam sebuah video, menyebutnya "menyenangkan untuk membayangkan masa depan di mana Anda mengendalikan konten fisik yang Anda lihat." Meskipun masih dalam tahap awal, potensi yang ditawarkannya sangat menakjubkan. Bayangkan sebuah dunia di mana kalian tidak terus-menerus dibombardir dengan pesan-pesan perusahaan!
Saat ini, teknologi luar biasa ini hanya tersedia untuk AR Spectacles generasi kelima milik Snap, karena aplikasinya dibangun menggunakan pustaka pengembangan dan API Depth Cache Snap. Ini berarti para pengguna Apple Vision Pro dan Meta Quest belum bisa merasakan fitur ini untuk sementara waktu. Ini adalah langkah cerdas dari Snap untuk memberikan sesuatu yang benar-benar inovatif kepada para pengembang, yang diharapkan dapat mendorong lebih banyak minat pada perangkat keras AR mereka.
Spanhove sudah mulai memikirkan fitur-fitur masa depan, seperti memungkinkan pengguna mengganti kotak merah dengan foto khusus atau bahkan catatan. Snap secara konsisten telah mengembangkan AR Spectacles sejak tahun 2016, bahkan ketika raksasa teknologi seperti Microsoft dan Meta telah menghentikan proyek AR mereka, dikutip dari Tom's Hardware. Aplikasi eksperimental ini bukan sekadar teknologi keren; ini adalah pernyataan besar tentang masa depan AR dan sindiran halus bagi perusahaan-perusahaan yang memilih mundur.
Sementara kita, para pengguna biasa, masih harus menunggu pengalaman anti-propaganda ala film "They Live" ini, pertanyaan yang muncul dari inovasi ini sangat menarik. Seperti apa jadinya dunia jika kalian bisa menyaring realitas fisik di sekitar kalian? Ini bukan hanya tentang memblokir iklan; ini tentang mengendalikan persepsi kalian sendiri. Implikasinya terhadap privasi, kebebasan informasi, dan bahkan interaksi sosial sangat besar. Masa depan menjadi jauh lebih menarik, dan jauh lebih "bersih."
Menurut kalian, apakah "AdBlock untuk mata" ini akan menjadi fitur wajib di masa depan? Dan bagaimana dampaknya terhadap privasi dan kebebasan informasi? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung