Jagosatu.com - Microsoft baru saja meluncurkan fitur baru yang bisa menyelamatkan perusahaan dari ancaman serius bernama email bombing.
Email bombing adalah teknik serangan di mana hacker mengirim ribuan email ke satu akun supaya kotak masuknya penuh dan pesan penting tertutupi.
Serangan ini biasanya digunakan untuk menyembunyikan peringatan keamanan atau menyamarkan aktivitas jahat seperti pengambilalihan akun.
Fitur baru dari Microsoft ini hadir di Microsoft Defender for Office 365 dan bisa bekerja secara otomatis tanpa perlu diatur oleh admin.
Menurut Microsoft, fitur ini akan mendeteksi serangan email bombing dan langsung memindahkan email mencurigakan ke folder spam atau Junk.
Fitur ini mulai dirilis sejak akhir Juni 2025 dan akan tersedia untuk semua pengguna secara global pada pertengahan Juli 2025.
Menurut Tech Community Microsoft, fitur ini memakai kecerdasan buatan dan reputasi pengirim untuk mengenali serangan.
Email yang dikirim dari pengirim terpercaya tetap masuk ke inbox, jadi pengguna tidak perlu khawatir kehilangan email penting.
Baca Juga: BSOD Jadi BSOD! Windows 11 Kini Punya Layar Kematian Hitam yang Lebih Friendly!
Jika terjadi serangan, fitur ini akan memberi peringatan kepada tim keamanan agar bisa segera melakukan tindakan lebih lanjut.
Dilansir dari Lifewire, email bombing bisa membuka peluang serangan lanjutan seperti penipuan lewat telepon atau chat Teams palsu.
Misalnya, setelah kotak masuk korban dipenuhi spam, hacker bisa menelepon dan pura-pura menjadi tim IT perusahaan untuk mencuri data login.
Dengan fitur baru ini, Microsoft ingin mencegah hal seperti itu sebelum terjadi dan membuat sistem keamanan jadi lebih kuat.
Dilansir dari Help Net Security, fitur ini adalah bagian dari upaya Microsoft untuk memperkuat pertahanan terhadap serangan digital modern.
Admin IT juga bisa memantau aktivitas mencurigakan melalui fitur Threat Explorer dan Advanced Hunting di Microsoft 365 Defender.
Mereka cukup mencari kata "Mail Bombing" di kolom pencarian untuk menemukan serangan yang sedang berlangsung.
Bagi pengguna, tidak perlu melakukan pengaturan apapun karena fitur ini aktif secara default dan berjalan di latar belakang.
Meskipun terdengar teknis, tujuan utama fitur ini adalah memastikan kotak masuk tetap bersih dan aman dari gangguan berbahaya.
Dengan sistem kerja otomatis, fitur ini cocok untuk semua jenis perusahaan, baik kecil maupun besar.
Fitur ini juga bisa membantu mengurangi stres kerja karena pengguna tidak perlu lagi khawatir kehilangan email penting akibat spam massal.
Microsoft membuktikan bahwa inovasi kecil bisa memberi dampak besar dalam menjaga keamanan digital di dunia kerja modern.
Langkah ini juga menjadi pesan tegas bahwa serangan siber bukan sekadar urusan teknis, tapi masalah yang bisa berdampak ke semua karyawan.
Dengan melindungi email, Microsoft ikut melindungi data penting, produktivitas kerja, dan reputasi perusahaan dari ancaman digital. (KT)
Editor : ALengkong