Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Guncang Dunia: Pemerintah AS Kini Ambil Jatah Penjualan Chip ke China

Toar Rotulung • 2025-08-13 10:03:07
CEO Nvidia Jensen Huang Berbicara di Gedung Putih didepan Presiden AS Donald Trump
CEO Nvidia Jensen Huang Berbicara di Gedung Putih didepan Presiden AS Donald Trump

JagoSatu.com - Sebuah kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya baru saja mengguncang dunia. Pemerintah AS kini mengambil potongan dari penjualan chip ke Tiongkok, menciptakan preseden baru yang sangat liar dan mengejutkan.

Nvidia dan AMD berada di pusat drama ini. Mereka harus membayar 15% pendapatan dari penjualan chip tertentu, seolah diperas oleh pemerintah hanya untuk mempertahankan bisnis mereka di Tiongkok.

Kesepakatan mengejutkan ini dilansir oleh BBC dan telah membuat semua orang tercengang. Ini adalah perebutan uang yang terang-terangan dan menjadi arah kebijakan baru yang mengerikan bagi Amerika Serikat.

Chip yang dimaksud adalah H20 dan MI308. Keduanya merupakan versi lebih lemah yang sengaja dirancang untuk mematuhi aturan ekspor sebelumnya. Kini pemerintah malah menginginkan bagian dari penjualannya.

Larangan terhadap chip-chip spesifik ini baru saja dicabut. Sekarang, pemerintah justru menjadi mitra dalam bisnis ini, sebuah kebijakan kontradiktif yang merusak tujuan awal dari larangan tersebut.

Dilansir oleh BBC, situasi kacau ini terjadi setelah lobi intensif dari bos Nvidia, Jensen Huang. Ini membuktikan bahwa koneksi tingkat tinggi menjadi kunci dalam dunia baru yang aneh ini.

Para kritikus geram, menyebutnya kesepakatan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" dan "buruk". Mereka mempertanyakan bagaimana ini bisa disebut pajak, membuktikan kekhawatiran keamanan nasional ternyata punya harga: 15%.

Kesepakatan ini menjadi kemenangan besar bagi Tiongkok, yang sangat membutuhkan chip tersebut untuk pasar AI mereka. Sebuah kesalahan strategis besar yang merusak tujuan awal kontrol ekspor AS.

Pemerintah AS bisa meraup hingga $2 miliar dari penjualan ini. Sebuah pendapatan pajak murni yang disamarkan sebagai keamanan nasional, dan menjadi arah kebijakan yang sangat mengkhawatirkan.

Ini bisa menjadi preseden berbahaya bagi perusahaan AS lainnya yang berbisnis di Tiongkok. Bisa jadi ini adalah "pajak" baru yang harus mereka bayar di masa depan.

Beberapa pihak berpendapat bahwa membatasi penjualan chip justru akan mempercepat inovasi Tiongkok. Kesepakatan ini bertujuan agar Tiongkok tetap bergantung pada teknologi Amerika, setidaknya untuk saat ini.

Ini bukan hanya soal chip. Menteri Perdagangan AS menyebut kesepakatan ini bagian dari negosiasi untuk unsur tanah jarang. Kita menukar chip dengan mineral dalam permainan geopolitik berisiko tinggi.

Potongan 15% ini jelas akan memukul laba bersih Nvidia dan AMD serta meredam sentimen investor. Meskipun 85% lebih baik dari nol, ini tetap merupakan pukulan telak.

Kesepakatan "belum pernah terjadi sebelumnya" ini menciptakan sistem "bayar untuk bermain" demi lisensi ekspor. Hal ini dapat membongkar seluruh sistem kontrol dan mengubahnya menjadi alat politik.

Pemerintah AS kini menjadi mitra bisnis langsung dalam teknologi terpenting dunia. Era baru telah dimulai, bagaimana menurut kalian dampak jangka panjang dari kebijakan kontroversial ini? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#Tiongkok #Mengguncang Dunia #Liar #belum pernah #Mengambil #potongan #BBC #pemerintah as #penjualan chip #preseden #Terjadi #sebelumnya #Mengejutkan #kesepakatan