Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Intel Diselamatkan Pemerintah AS dengan Dana $5.7 Miliar!

Toar Rotulung • Rabu, 3 September 2025 - 08:00 WIB
Ilustrasi Burung Elang Amerika Memandikan Intel dengan Uang
Ilustrasi Burung Elang Amerika Memandikan Intel dengan Uang

JagoSatu.com - Intel membuat gebrakan dengan mengumumkan suntikan dana fantastis sebesar $5,7 miliar dari pemerintah AS. Kesepakatan ini berpotensi mengubah total arah bisnis raksasa semikonduktor tersebut.

CFO Intel, David Zinser, telah mengkonfirmasi dana tersebut. Investasi masif ini diharapkan bisa menjadi penyelamat bagi bisnis pabrik chip (foundry) mereka yang sedang kesulitan.

Dilansir oleh CNBC, dana ini adalah bagian dari kesepakatan di mana pemerintah AS akan mengambil 10% saham Intel. Langkah ini pada dasarnya adalah sebuah "dana talangan" atau bailout.

Dana ini secara spesifik dialokasikan untuk divisi foundry Intel. Divisi inilah yang selama ini menjadi titik lemah dan terus menerus menghadapi tantangan besar dalam operasionalnya.

Zinser juga mengisyaratkan bahwa mereka mungkin masih butuh investor lain. Ini menunjukkan betapa besarnya dana yang diperlukan agar divisi ini bisa kembali berjaya dan kompetitif.

Anehnya, Gedung Putih menyebut kesepakatan ini "masih dalam proses finalisasi," dikutip dari CNBC. Pernyataan ini membingungkan karena dana tersebut kabarnya sudah diterima oleh Intel.

Kabar ini muncul setelah saham Intel anjlok 8% akibat kekhawatiran investor pada divisi foundry. Mereka sangat membutuhkan berita baik seperti ini untuk memulihkan kepercayaan pasar.

Langkah pemerintah "menyelamatkan" perusahaan swasta ini tentu memicu kontroversi besar. Hal ini menjadi perdebatan hangat mengenai sejauh mana pemerintah boleh campur tangan dalam pasar bebas.

Dilaporkan oleh CNBC, Intel sendiri bahkan sudah memperingatkan adanya potensi "reaksi negatif" dari investor. Mereka sadar bahwa langkah yang mereka ambil ini sangat kontroversial.

Intel khawatir akan potensi tuntutan hukum serta pengawasan ketat dari publik dan politisi. Ini adalah risiko besar yang tampaknya rela mereka ambil demi kelangsungan bisnisnya.

Pernyataan yang simpang siur dari pemerintah membuat detail akhir dari kesepakatan ini masih belum jelas. Banyak hal yang sepertinya masih dinegosiasikan di balik layar.

Seperti dikutip dari CNBC, langkah ini diprediksi akan memicu sorotan tajam dari publik dan politisi. Intel harus siap menghadapi pengawasan yang lebih ketat di masa mendatang.

Sebelumnya, ada juga investasi $2 miliar dari Softbank yang disebut "hanya kebetulan". Ini semakin memperkuat dugaan bahwa Intel memang sangat membutuhkan dana segar untuk operasionalnya.

Semua ini menunjukkan betapa krusialnya bisnis foundry bagi masa depan Intel. Mereka rela menempuh jalan kontroversial demi menyelamatkan divisi yang sangat vital ini.

Kesepakatan ini menjadi babak baru bagi Intel dan industri semikonduktor AS. Nah, menurut kalian, apakah langkah 'bailout' pemerintah terhadap perusahaan swasta seperti ini dibenarkan? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#Bisnis #intel #fantastis #raksasa #pemerintah as #semikonduktor #Mengubah #gebrakan #suntikan dana #kesepakatan #Berpotensi