Arkeologi Bali Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Jawa Kalimantan Kesehatan Lifestyle & Hiburan Maluku Nasional Nusa Tenggara Timur Olahraga Papua Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Gandeng 90 Dokter, OpenAI Perkuat Fitur Kesehatan Mental di ChatGPT

Toar Rotulung • Kamis, 4 September 2025 | 09:24 WIB
Ilustrasi Pikiran Manusia dan Teknologi Untuk Mengakses AI
Ilustrasi Pikiran Manusia dan Teknologi Untuk Mengakses AI

JagoSatu.com - OpenAI mengumumkan langkah penting terkait penanganan krisis kesehatan mental pada layanannya. Ini adalah sebuah perubahan signifikan dan positif yang sangat dibutuhkan oleh para pengguna.

Perusahaan menyadari bahwa banyak orang menggunakan ChatGPT untuk dukungan dan keputusan pribadi. Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi OpenAI, yang kini mengambil langkah proaktif untuk menanganinya.

Dilaporkan oleh OpenAI, berbagai kasus memilukan terkait krisis pengguna menjadi beban berat bagi mereka. Pengakuan ini merupakan sebuah langkah transparansi yang sangat penting dari perusahaan teknologi besar.

Untuk mengatasinya, model AI mereka kini dilatih untuk tidak memberikan instruksi melukai diri dan bersikap lebih empati. Tujuannya jelas: mencegah terjadinya tragedi di kemudian hari.

Secara spesifik, jika pengguna menunjukkan niat bunuh diri, ChatGPT akan merujuk mereka ke sumber bantuan profesional. Ini adalah lapisan pengaman penting yang diharapkan dapat membantu.

Dikutip dari OpenAI, mereka bekerja sama dengan lebih dari 90 dokter dan ahli. Langkah ini memastikan setiap pendekatan yang diambil telah teruji dan dipandu oleh para profesional di bidangnya.

Hasil awal dari GPT-5 bahkan menunjukkan peningkatan 25% dalam mengurangi respons yang tidak ideal. Ini membuktikan komitmen serius OpenAI untuk membuat platform mereka jauh lebih aman.

Namun, OpenAI juga mengakui sistem pengaman mereka terkadang kurang andal dalam percakapan yang panjang. Hal ini menjadi salah satu fokus utama untuk perbaikan di masa mendatang.

Dilaporkan oleh OpenAI, mereka tengah menyiapkan pembaruan agar model bisa meredakan situasi krisis. Ini menunjukkan bahwa mereka terus belajar dari kekurangan yang ada untuk perbaikan.

OpenAI juga transparan mengakui adanya konten berbahaya yang lolos dari pemblokiran. Mereka menegaskan sedang berupaya keras untuk memperbaiki celah keamanan yang masih ada ini.

Ke depannya, cakupan intervensi ini akan diperluas untuk berbagai bentuk gangguan mental lainnya. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang mereka untuk membantu pengguna yang membutuhkan.

Dikutip dari OpenAI, mereka bahkan menjajaki fitur untuk menghubungkan pengguna ke terapis berlisensi. Jika terwujud, ini bisa mengubah akses layanan kesehatan mental secara drastis.

Dalam waktu dekat, fitur Kontrol Orang Tua juga akan dirilis. Fitur ini dirancang untuk memberi orang tua ketenangan pikiran dengan memantau penggunaan ChatGPT oleh remaja.

Selain itu, dieksplorasi juga opsi bagi pengguna remaja untuk menunjuk kontak darurat terpercaya. Sebuah fitur sederhana yang berpotensi besar untuk dapat menyelamatkan nyawa.

Semua ini adalah perubahan besar yang bertujuan menjadikan ChatGPT alat yang lebih aman dan bermanfaat. Nah, bagaimana pendapat kalian tentang langkah-langkah yang diambil OpenAI ini? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#kesehatan mental #pengguna #perubahan signifikan #langkah penting #penanganan krisis #positif #openai #Sangat Dibutuhkan