Jagosatu.com — Garmin resmi meluncurkan seri terbaru dari jam tangan pintar mereka, yaitu Garmin Venu 4, yang membawa sejumlah fitur baru dan peningkatan dibanding generasi sebelumnya.
Garmin Venu 4 hadir dengan layar AMOLED yang jauh lebih terang dibanding generasi sebelumnya.
Model ini tersedia dalam dua ukuran: 41 mm dan 45 mm.
Harga rilisnya di Amerika adalah sekitar US$ 549,99.
Garmin memasarkan Venu 4 sebagai kompetitor untuk Apple Watch 11.
Satu fitur baru yang mencolok adalah senter LED bawaan di dalam jamnya.
Garmin juga menambahkan fitur Health Status untuk memantau metrik kesehatan harian.
Fitur Lifestyle Logging memungkinkan pengguna mencatat kebiasaan seperti konsumsi kafein, alkohol, dan dampaknya.
Untuk daya tahan baterai, Venu 4 mampu bertahan hingga 12 hari dalam mode smartwatch biasa.
Namun jika menggunakan Always On Display (AOD), daya baterai bisa turun drastis.
Di sisi GPS, Venu 4 sudah menggunakan dual-band GPS untuk akurasi lebih baik dibanding GNSS tradisional.
Jam ini menggunakan casing berbahan campuran stainless steel dan material polimer yang diperkuat.
Dibandingkan Venu 3, Venu 4 punya performa pelatihan dan fitur olahraga yang lebih canggih.
Venu 4 juga mendukung banyak mode olahraga, termasuk lari, HIIT, bersepeda, dan lainnya.
Pada bagian software, jam ini kini berjalan di platform Garmin OS yang sama dengan model premium seperti Fenix dan Forerunner.
Fitur aksesibilitas ditingkatkan, seperti antarmuka suara, filter warna untuk buta warna, dan tampilan dengan suara.
Garmin menyebut jam ini “semi-Forerunner” karena banyak fitur pelatihan dari seri Forerunner dihadirkan ke Venu 4.
Salah satu komprominya adalah bahwa pencahayaan layar yang lebih tinggi membuat baterai sedikit lebih cepat habis dibanding generasi sebelumnya.
Garmin meluncurkan fitur baru Lifestyle Logging secara gratis lewat pembaruan aplikasi untuk semua pengguna Garmin.
Fitur ini memungkinkan orang melihat efek kebiasaan terhadap tidur, stres, dan variabilitas denyut jantung.
Salah satu keunggulan dibanding Apple Watch adalah kemampuan baterai jauh lebih lama dan fitur kesehatan yang lebih fokus.
Tapi di sisi smart features dan ekosistem aplikasi, Apple Watch masih unggul.
Jam ini juga punya koneksi mikrofon & speaker, memungkinkan panggilan bluetooth hingga perintah suara.
Desain tombolnya diubah: Venu 4 hanya punya dua tombol, bukan tiga seperti Venu 3.
Garmin menyebut fitur Health Status melihat metrik seperti detak jantung, HRV, suhu kulit, respirasi saat tidur.
Fitur tersebut memberi peringatan jika metrik kesehatan harian menyimpang dari nilai normal pengguna.
Garmin juga memperkenalkan fitur Sleep Alignment & Sleep Consistency untuk analisis pola tidur.
Sleep Alignment menunjukkan seberapa baik siklus tidurmu cocok dengan ritme sirkadian tubuh.
Sleep Consistency menilai seberapa rutin waktu tidur dan bangunmu tiap hari.
Venu 4 memasukkan fitur Garmin Coach yang memberikan saran latihan harian otomatis untuk 25 jenis aktivitas.
Jam ini juga mendukung navigasi rute, fitur keamanan, musik onboard, dan Garmin Pay.
Meski begitu, peningkatan harga menjadi kritik: Venu 4 lebih mahal dari Venu 3 sebelumnya.
Beberapa fitur baru mungkin belum langsung sempurna; pembaruan firmware bisa memperbaikinya.
Bagi pemilik Venu 3, pertanyaan apakah harus upgrade atau tidak harus mempertimbangkan fitur baru vs harga tambahan.
Di Indonesia, belum ada pengumuman resmi kapan Venu 4 akan masuk pasar lokal.
Tapi dengan antusiasme dan fitur canggihnya, kemungkinan besar akan hadir dalam beberapa bulan ke depan.
Bagi kamu yang fokus pada kesehatan, olahraga, dan daya tahan baterai, Garmin Venu 4 bisa jadi pilihan menarik.
Namun jika kamu lebih butuh aplikasi pintar, ekosistem, atau harga lebih murah, pertimbangkan dulu semua faktor.
Semoga artikel ini membantumu memahami apa yang baru di Garmin Venu 4 dan apakah jam ini layak dibeli.
(DB)
Editor : Toar Rotulung