Jagosatu.com - Dunia teknologi smartphone kembali dihebohkan dengan langkah berani dari Oppo yang menggandeng MediaTek untuk menciptakan chip baru bernama Dimensity 9500.
Kerjasama ini disebut-sebut bakal menjadi langkah strategis yang bisa mengguncang dominasi Apple dan Samsung di pasar flagship.
Menurut laporan dari Times of India, Oppo dan MediaTek secara resmi mengumumkan bahwa chip ini akan debut di seri Oppo Find X9.
Chipset Dimensity 9500 ini dikembangkan dengan teknologi fabrikasi terbaru 3 nanometer, yang membuatnya lebih cepat sekaligus hemat daya.
MediaTek menyebut Dimensity 9500 sebagai “chip paling pintar” yang pernah mereka buat.
Baca Juga: Anak Muda Harus `Paham Doi`: GoPay Dorong Mahasiswa UNIMA Kelola Keuangan dengan Bijak
Oppo sendiri mengklaim bahwa kerja sama ini akan menghadirkan pengalaman AI on-device atau kecerdasan buatan langsung di dalam ponsel.
Artinya, pengguna bisa merasakan fitur seperti pengeditan foto otomatis, rekomendasi personal, hingga optimasi performa tanpa koneksi internet.
Dalam dunia teknologi, istilah AI on-device berarti kecerdasan buatan berjalan langsung di chip tanpa perlu bantuan cloud.
Dengan kemampuan ini, ponsel dapat bekerja lebih cepat, menjaga privasi, dan menghemat kuota data pengguna.
Dilansir dari Gadgets360, Oppo juga menegaskan bahwa seri Find X9 akan menjadi flagship pertama mereka yang tidak menggunakan chip Snapdragon.
Langkah ini cukup berani, mengingat Snapdragon dari Qualcomm sudah menjadi standar di pasar smartphone premium selama bertahun-tahun.
Namun, Oppo tampaknya percaya diri dengan kekuatan Dimensity 9500 yang diklaim mampu menyaingi bahkan melampaui performa Snapdragon 8 Gen 4.
Chip ini membawa arsitektur CPU “All-Big-Core Gen 3” yang punya delapan inti besar dengan kecepatan hingga 3,4 GHz.
Selain itu, MediaTek juga menanamkan GPU baru bernama Arm Immortalis-G1 Ultra yang diklaim setara dengan chip grafis laptop gaming entry-level.
Dilansir dari MoneyControl, Oppo akan meluncurkan Oppo Find X9 Ultra yang juga menggunakan chip Dimensity 9500 dengan sistem pendingin kustom.
Pendingin ini dibuat agar performa tetap stabil walaupun digunakan untuk bermain game berat atau aktivitas multitasking.
Oppo juga memperkenalkan fitur bernama Trinity Engine, sebuah sistem AI yang mengatur efisiensi daya, suhu, dan performa CPU secara otomatis.
Fitur ini membuat ponsel tetap dingin dan baterai awet, bahkan saat menjalankan aplikasi berat.
Menurut PhoneArena, Oppo Find X9 disebut mampu menjalankan game AAA tanpa penurunan frame rate berkat kombinasi chip 9500 dan sistem pendinginnya.
Bagi pengguna yang hobi fotografi, Oppo juga menyiapkan dukungan kamera dengan teknologi AI Semantic Imaging.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengedit foto hanya dengan mengetik perintah sederhana, seperti “cerahkan langit” atau “hapus bayangan”.
Chip Dimensity 9500 juga sudah mendukung ISP generasi terbaru (Image Signal Processor) yang bisa merekam video hingga resolusi 8K.
Dengan kemampuan itu, Oppo Find X9 bakal jadi salah satu smartphone dengan kualitas video terbaik di kelasnya.
Dari sisi konektivitas, MediaTek menambahkan modem 5G yang lebih cepat dengan kecepatan unduh mencapai 10Gbps.
Selain itu, dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 juga membuat koneksi lebih stabil dan efisien.
Oppo juga menegaskan komitmennya untuk memajukan teknologi lokal dengan membuka pusat riset baru di Asia Tenggara.
Langkah ini diyakini akan mempercepat pengembangan teknologi AI yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar regional.
Kerjasama ini juga menunjukkan bahwa MediaTek mulai naik kelas dari sekadar “chip murah” menjadi pemain utama di segmen flagship.
Menurut para analis, aliansi Oppo dan MediaTek bisa menjadi kombinasi yang kuat untuk menantang dominasi Apple A18 dan Samsung Exynos 2500.
Jika sukses, kolaborasi ini bisa menjadi titik balik besar bagi industri smartphone global.
Banyak pihak menilai bahwa persaingan baru ini akan membuat inovasi berjalan lebih cepat dan harga flagship menjadi lebih kompetitif.
Oppo berencana meluncurkan seri Find X9 secara global pada November 2025 mendatang.
Bisa jadi, inilah awal dari era baru smartphone cerdas yang benar-benar menyaingi raksasa dunia.
VYR
Editor : Toar Rotulung