Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sam Altman Bongkar Rencana Gila: ChatGPT Akan Bisa ‘Nakal’ Mulai Desember Ini!

ALengkong • 2025-10-15 16:24:50

Sam Altman, CEO OpenAI (Foto: JASON REDMOND/AFP via Getty Images)
Sam Altman, CEO OpenAI (Foto: JASON REDMOND/AFP via Getty Images)

Jagosatu.com - CEO OpenAI, Sam Altman, akhirnya buka suara soal langkah berani yang bikin dunia teknologi heboh.

ChatGPT, chatbot pintar buatan OpenAI, kabarnya bakal punya fitur baru yang memperbolehkan percakapan bertema erotika untuk pengguna dewasa mulai Desember 2025.

Menurut Reuters, fitur ini hanya akan tersedia bagi pengguna yang terverifikasi sebagai orang dewasa, lewat sistem verifikasi umur yang sedang disiapkan OpenAI.

Altman menjelaskan bahwa kebijakan baru ini didasari prinsip “treat adult users like adults”, yang artinya memperlakukan orang dewasa seperti orang dewasa.

Selama ini, ChatGPT dikenal sangat ketat dalam menyaring topik sensitif, termasuk percakapan romantis atau seksual.

Namun, dengan sistem keamanan baru yang disebut sebagai mitigasi risiko, OpenAI merasa lebih siap membuka ruang interaksi yang lebih “realistis”.

Dilansir dari The Verge, Altman menyebut bahwa ChatGPT ke depan bisa menanggapi percakapan dengan gaya yang lebih personal, bahkan sedikit menggoda jika pengguna memilihnya.

Fitur ini tidak otomatis aktif, karena pengguna tetap harus mengatur preferensi obrolan di pengaturan dan menyetujui peringatan khusus.

Baca Juga: Lila Sciences Dapat Pendanaan Rp1,8 Triliun! Startup AI yang Dukung Riset Ilmiah Ini Didukung Langsung oleh Nvidia!

Dalam laporan TechCrunch, OpenAI juga berencana menerapkan “age-gating system”, yaitu pagar digital untuk memblokir akses dari pengguna di bawah umur.

Langkah ini diambil setelah muncul banyak kasus penyalahgunaan chatbot AI oleh pengguna remaja dalam konteks emosional dan seksual.

OpenAI menegaskan bahwa sistem barunya akan bisa mengenali usia pengguna lewat pola penggunaan atau verifikasi identitas digital.

Menurut Business Insider, ChatGPT juga akan dilengkapi alat pendeteksi kondisi emosional untuk memastikan pengguna yang sedang stres atau depresi tidak terdorong ke perilaku berisiko.

Altman menilai fitur ini adalah bentuk kedewasaan dalam pengembangan AI, di mana pengguna bisa memilih pengalaman yang lebih jujur dan sesuai kebutuhan mereka.

Meski begitu, langkah ini tidak luput dari kritik dari berbagai pihak yang khawatir akan dampak sosial dan moralnya.

Sebagian pengamat menilai kebijakan ini bisa membuka celah penyalahgunaan, terutama jika sistem verifikasi umur tidak benar-benar kuat.

OpenAI mengaku memahami risiko itu, tapi yakin teknologi keamanan mereka mampu mencegah penyimpangan besar.

Menurut SF Chronicle, fitur “dewasa” ini akan dikembangkan secara bertahap, dimulai dengan pengujian internal dan rilis terbatas di beberapa negara.

Di sisi lain, Altman menegaskan bahwa ChatGPT tetap bukan platform untuk eksploitasi seksual, melainkan sarana ekspresi dan percakapan yang lebih manusiawi.

Ia menambahkan bahwa pengguna masih harus mematuhi kebijakan etika dan hukum di negara masing-masing.

Keputusan ini menandai perubahan besar dalam cara AI berinteraksi dengan manusia, dan dunia kini menunggu bagaimana hasilnya setelah Desember nanti. (KT)

Editor : ALengkong
#AI #SamAltman #BeritaViral #ChatGPT #openai #Teknologi