Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Apple vs Eropa: Fitur Anti-Lacak Terancam Dihapus!

Toar Rotulung • 2025-10-29 01:00:00
Material Pemasaran Fitur App Tracking Transparency di iPhone
Material Pemasaran Fitur App Tracking Transparency di iPhone

JagoSatu.com - Apple lagi 'main drama' sama Eropa, mengancam bakal menghentikan fitur App Tracking Transparency (ATT). Sepertinya ini cuma gertakan buat menekan para regulator di sana.

Kepada DPA International, Apple bilang 'terpaksa' menarik fitur itu karena lobi yang kuat. Ini gaya khas Apple: memposisikan diri sebagai pahlawan privasi melawan industri iklan yang serakah.

Dilansir oleh MacRumors, ATT adalah fitur yang meminta izin pengguna dulu sebelum sebuah aplikasi bisa melacak aktivitas mereka. Seharusnya, pilihan sederhana 'izinkan' atau 'tolak' ini tidak jadi masalah besar.

Fitur yang rilis di iOS 14 ini memblokir akses ke IDFA tanpa izin. Ini adalah kemenangan besar bagi privasi, dan sukses membuat industri iklan 'kebakaran jenggot' sejak diluncurkan.

Nggak heran kalau para pengiklan, terutama Meta (dulu Facebook), marah besar. Fitur ini langsung menghantam pundi-pundi keuntungan mereka, jadi lobi intensif mereka sudah bisa ditebak.

Dilaporkan oleh MacRumors, Kantor Kartel Federal Jerman pada Februari 2025 memutuskan Apple menyalahgunakan kekuatan pasarnya dengan ATT. Regulator di sana menganggap Apple curang dalam pengumpulan data.

Menurut mereka, ATT menyulitkan developer lain untuk mengakses data iklan. Intinya, ini soal tuduhan monopoli: Apple dianggap pakai aturan main sendiri, sementara yang lain tidak bisa.

Otoritas Persaingan Prancis juga mengganjar Apple denda 150 juta euro pada Maret 2025. Jumlah yang nggak sedikit, tapi sepertinya Apple rela membayarnya demi mempertahankan fitur ATT.

Dikutip oleh MacRumors, regulator Prancis menuduh Apple merugikan developer lain dan mempersulit pengguna untuk menolak pelacakan. Uni Eropa curiga permainannya diatur demi menguntungkan layanan Apple sendiri.

Investigasi serupa sekarang juga sedang berjalan di Italia, dengan putusan yang diperkirakan keluar akhir tahun ini. Eropa tampaknya kompak mengawasi ketat pendekatan Apple yang serba terkontrol.

Apple mengaku sudah menawarkan solusi, tapi tuntutan regulator Eropa yang rumit justru akan "merusak" fitur ATT. Intinya mereka bilang: 'Ikuti cara kami, atau fitur ini bakal rusak total'.

Dilaporkan oleh MacRumors, Apple berjanji akan terus mendesak otoritas agar diizinkan menyediakan fitur privasi ini. Tapi, pernyataan mereka malah terdengar seperti ancaman halus yang dibungkus permintaan.

Kalau Apple sampai menonaktifkan ATT, ini akan jadi pukulan telak bagi pengguna di Eropa. Fitur privasi yang sangat berguna ini bisa hilang begitu saja, sebuah langkah mundur yang besar.

Pada akhirnya, ini adalah pertarungan antara pendekatan privasi Apple melawan dorongan Uni Eropa untuk persaingan yang adil. Pasti ada yang mengalah, dan sepertinya itu bukan pihak pengiklan.

Kisah ini membuktikan, melindungi konsumen itu tidak mudah, terutama jika mengganggu model bisnis besar. Nah, menurut kalian, siapa yang benar dalam drama ini, Apple atau Uni Eropa? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#drama #menghentikan #fitur #Apple #ATT #App Tracking Transparency #mengancam #regulator #MAIN #Menekan #Eropa