Jagosatu.com - Banyak warga Airmadidi sering bingung mencari tukang bangunan yang cepat datang dan bisa dipercaya saat rumah tiba tiba bermasalah.
Sering kali orang harus tanya sana sini hanya untuk sekadar mencari tukang yang pas.
Masalah makin rumit kalau tukang yang dicari sedang penuh jadwal atau jaraknya terlalu jauh.
Menurut Cogito Smart Journal kebutuhan tukang di Airmadidi semakin tinggi karena daerah ini terus berkembang dan jumlah tempat tinggal bertambah setiap tahun.
Situasi ini membuat banyak warga membutuhkan cara yang lebih cepat dan praktis untuk menemukan tukang.
Sebuah aplikasi berbasis mobile hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan memanfaatkan teknologi GPS.
GPS adalah fitur penunjuk lokasi yang bisa menunjukkan posisi pengguna secara otomatis.
Dengan fitur ini aplikasi bisa menampilkan daftar tukang terdekat tanpa harus memasukkan alamat secara manual.
Baca Juga: Meta Tiba Tiba Potong 30 Persen Anggaran Metaverse Virtual Reality Kini Terancam
Aplikasi ini dibuat menggunakan metode pengembangan yang disebut Spiral Model yang membangun aplikasi dari tahap kecil lalu diuji berulang kali.
Cara ini memastikan aplikasi lebih stabil dan minim kesalahan saat digunakan.
Aplikasi ini menyediakan dua jenis akun yaitu akun Customer untuk pengguna dan akun Tukang untuk penyedia jasa.
Customer bisa login melihat daftar tukang memilih jenis kerusakan melihat jarak dan langsung memesan layanan.
Tukang bisa login menerima pesanan mengecek posisi customer dan mengonfirmasi pekerjaan yang sudah selesai.
Penelitian ini juga menampilkan berbagai tampilan aplikasi mulai dari halaman login menu utama sampai halaman profil tukang.
Customer dapat memilih jenis masalah seperti listrik bocor atap rusak pipa mampet atau kerusakan kecil lainnya.
Setelah memilih kendala aplikasi akan menunjukkan daftar tukang dengan keahlian yang sesuai.
Setiap tukang memiliki informasi lengkap seperti estimasi jarak biaya sertifikat keahlian dan pengalaman kerja.
Sertifikat ini membantu pengguna memastikan bahwa tukang tersebut memiliki kemampuan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut hasil uji coba dalam jurnal aplikasi ini dites menggunakan metode black box testing.
Black box testing adalah metode pengujian yang fokus pada apakah fitur bekerja sesuai fungsinya tanpa melihat kode di dalamnya.
Dilansir dari hasil pengujian seluruh fitur aplikasi berjalan dengan baik dan mendapatkan tingkat keberhasilan 100 persen.
Angka ini menunjukkan aplikasi siap digunakan dan aman untuk masyarakat.
Dengan hadirnya aplikasi ini warga tidak lagi perlu kebingungan atau menunggu lama ketika rumah butuh perbaikan cepat.
Aplikasi ini juga membuat proses mencari tukang jadi lebih aman karena informasi tukang disajikan lengkap dan transparan.
Teknologi seperti ini bisa menjadi solusi yang sangat membantu terutama bagi warga yang hidup jauh dari pusat kota.
Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dikembangkan lebih lanjut agar memiliki fitur rating atau pembayaran digital.
Aplikasi ini dapat menjadi contoh inovasi teknologi yang benar benar memudahkan kehidupan masyarakat sehari hari. (KT)
Editor : ALengkong