Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Samsung vs Huawei: Perang HP Lipat Tiga Makin Panas

Toar Rotulung • 2025-12-08 01:00:00
Tampak Smartphone Tri-Fold Samsung
Tampak Smartphone Tri-Fold Samsung

JagoSatu.com - Samsung bikin kejutan! Bukan cuma satu lipatan, mereka resmi mengumumkan Galaxy Z TriFold. Ini rasanya bukan sekadar produk biasa, tapi lebih ke ajang pamer kalau tim desain mereka masih punya taji dalam inovasi.

Tapi sabar dulu, HP ini baru akan rilis di Korea Selatan 12 Desember nanti, sedangkan pasar global harus menunggu sampai 2026. Penantian yang cukup panjang, apalagi mengingat persaingan gadget lipat makin sengit di luar sana.

Dilansir oleh CNBC, monster lipat ini punya layar 10 inci dengan harga sekitar $2.449 atau 38 jutaan Rupiah. Harga setinggi langit ini jelas menempatkannya sebagai barang kolektor atau "mobil konsep", bukan untuk kaum mendang-mending.

Saat dilipat, ketebalannya mencapai 12,9 mm. Jauh lebih tebal dari Z Fold biasa, yang sebenarnya wajar karena ada dua engsel. Sisi portabilitas jelas jadi tantangan berat buat dikantongi sehari-hari dibandingkan HP lipat standar.

Langkah ini sepertinya respons langsung terhadap gempuran brand Tiongkok. Huawei sudah punya tri-fold generasi kedua, memaksa Samsung keluar dari zona nyaman dan menunjukkan kalau mereka tak mau kalah inovatif dari kompetitornya.

Persaingan makin ketat, apalagi tri-fold Huawei tebalnya cuma 12,8 mm. Brand lain seperti Honor juga mulai ekspansi global. Samsung mau tak mau harus unjuk gigi kemampuan riset dan pengembangan mereka lebih cepat dari jadwal.

Fitur utamanya? Bisa buka tiga aplikasi sekaligus secara vertikal! Multitasking memang asik, tapi pertanyaannya, seberapa nyaman sih pakai tiga jendela aplikasi yang sempit memanjang begitu dalam penggunaan nyata sehari-hari?

Menariknya, tiga panel layar ini memungkinkan mode desktop tanpa butuh monitor tambahan. Ini bisa jadi fitur produktivitas andalan, asalkan software-nya sanggup menangani rasio layar jumbo yang unik ini dengan mulus tanpa bug.

Samsung membenamkan baterai terbesar yang pernah ada di seri lipat mereka, lengkap dengan fast charging. Ini keputusan mutlak, mengingat layar 10 inci pasti haus daya banget kalau dipakai seharian penuh untuk kerja.

Dikutip dari CNBC, seorang analis menyebut pengiriman unit ini bakal sangat terbatas. Tujuannya memang bukan jualan massal, tapi sekadar pembuktian teknologi. Cukup melegakan, karena sulit membayangkan orang berebut beli HP setebal dan semahal ini.

Soal ketahanan, HP ini punya rating IP48. Tahan air oke, tapi perlindungan debunya masih minim. Dengan dua engsel yang kompleks, debu jelas jadi musuh utama yang wajib diwaspadai untuk keawetan jangka panjang.

Co-CEO Samsung, TM Roh, dikutip CNBC, menyebut perangkat ini menyeimbangkan performa dan portabilitas. Ambisi yang keren, meski dimensi dan harganya menyiratkan kalau keseimbangan ideal itu masih jadi PR besar yang harus dibenahi.

Peluncuran ini juga dipengaruhi prediksi pasar tahun 2026, di mana Apple dirumorkan akan terjun ke ranah lipat. Samsung seolah ingin curi start dan berkata "lihat apa yang bisa kami buat" sebelum Apple datang mengacaukan pasar.

Bisa dibilang, ini adalah uji coba publik yang mahal. Menyebutnya produk komersial rasanya terlalu berlebihan; ini lebih mirip prototipe canggih seharga ribuan dolar untuk mengumpulkan data dari pengguna awal yang berani.

Secara teknis, ini pencapaian rekayasa yang luar biasa dari Samsung. Tapi sebagai barang yang wajib dibeli? Sepertinya masih terlalu dini. Nah, apakah menurut kalian desain lipat tiga ini masa depan atau cuma tren sesaat? (tmtiwow)

 

Editor : Toar Rotulung