Jagosatu.com - BAIC akhirnya memastikan bahwa BJ60 PHEV menjadi salah satu model yang disiapkan untuk masuk ke pasar Indonesia pada tahun 2025.
BAIC membawa BJ60 karena melihat kebutuhan masyarakat Indonesia yang suka SUV besar dan butuh mesin yang lebih hemat berkat teknologi hybrid.
Menurut Oto.com BJ60 direncanakan masuk sebagai SUV berteknologi Plug in Hybrid Electric Vehicle yang siap bersaing di kelas menengah premium.
BJ60 juga disebut punya karakter SUV tangguh yang cocok dengan kondisi jalan Indonesia yang sering berubah dari kota ke daerah perbukitan.
Desainnya terlihat gagah dengan body besar seperti SUV Amerika sehingga langsung menarik perhatian pecinta mobil maskulin.
Baca Juga: Manajemen Liverpool Beri Dukungan Penuh ke Arne Slot, Mohamed Salah Jadi Korban Kebijakan Klub.
Interior BJ60 dikabarkan menggunakan layar besar dan panel digital modern agar nyaman untuk dipakai keluarga maupun perjalanan jauh.
Kabinnya juga dibuat lebih senyap untuk memberi rasa berkendara yang lebih mewah seperti SUV Eropa.
Menurut Mobilinanews.com BJ60 PHEV membawa mesin turbo 2.0 liter yang dipadukan dengan sistem hybrid agar lebih kuat dan lebih irit dibandingkan versi bensinnya.
Sistem hybridnya bekerja dengan cara membantu mesin utama saat membutuhkan tenaga besar terutama saat menanjak atau membawa beban berat.
Teknologi ini membuat pemakaian bensin jauh lebih hemat tetapi tetap memberikan performa SUV besar yang bertenaga.
Di luar negeri BJ60 juga sudah diproduksi secara resmi sehingga kualitas rakitannya makin matang.
Menurut Izvestia Rusia produksi BJ60 sudah berjalan di pabrik Avtotor yang membuatnya lebih siap untuk didistribusikan ke berbagai negara.
Proses produksi global ini menunjukkan bahwa BAIC sangat serius mengembangkan lini BJ series agar bisa bersaing dengan brand besar lain.
BJ60 PHEV juga hadir dengan mode berkendara off road yang dilengkapi pengaturan traksi khusus untuk tanah licin dan jalan berbatu.
Fitur off road ini memudahkan pengemudi pemula agar tetap bisa melewati jalan sulit tanpa takut selip.
BJ60 juga memakai rangka ladder frame yang terkenal kuat dan banyak digunakan pada SUV kelas berat seperti Pajero dan Land Cruiser.
Dengan struktur ini mobil jadi lebih tahan banting dan cocok digunakan di berbagai medan.
Menurut Icartea BJ60 versi pameran internasional juga sudah membawa fitur kenyamanan modern seperti jok elektrik dan layar hiburan besar.
Hal ini membuat BJ60 bukan cuma kuat tetapi juga nyaman untuk perjalanan panjang bersama keluarga.
BAIC juga menyiapkan varian BJ60 Thunder yang memakai konsep dual engine fuel plus electric untuk jarak tempuh yang lebih jauh.
Menurut BAIC Motor konsep dual engine ini dibuat agar pengguna tidak takut kehabisan baterai saat berkendara jauh di luar kota.
Gabungan mesin bensin dan motor listriknya membuat performanya tetap stabil di kondisi apa pun.
BJ60 PHEV juga disebut akan masuk Indonesia bersama BJ30 BJ41 dan BJ80 sebagai bagian dari strategi besar BAIC pada tahun 2025.
Dengan banyaknya pilihan ini BAIC ingin dikenal sebagai merek yang serius membawa SUV tangguh dengan harga lebih terjangkau.
Jika harganya tetap kompetitif BJ60 bisa jadi ancaman besar untuk Pajero Sport Fortuner dan Glory 580 Pro yang sudah lama bermain di pasar SUV besar.
Kombinasi fitur lengkap tenaga hybrid dan desain gagah membuat BJ60 PHEV sangat cocok untuk keluarga muda yang butuh kendaraan serbaguna.
Pasar Indonesia dikenal suka dengan mobil besar sehingga peluang BJ60 untuk sukses terbuka sangat lebar.
Jika peluncurannya berjalan lancar 2025 bisa jadi tahun di mana BJ60 mulai mencuri perhatian pecinta SUV di Indonesia.
Semua hal ini membuat BJ60 PHEV menjadi salah satu mobil paling dinantikan karena menawarkan teknologi baru di kelas yang kompetitif.
BJ60 PHEV diprediksi akan menarik banyak orang karena menawarkan kemewahan dan ketangguhan dalam satu paket lengkap.
VYR
Editor : Toar Rotulung