Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Jarak Tempuh Gila! Baterai CATL Terbaru Bikin Mobil Listrik Lupa Isi Daya Sampai 1.500 Km!

Toar Rotulung • 2025-12-12 09:40:38
Baterai Freevoy Dual Power CATL tawarkan jarak tempuh 1500 km teknologi Dual Chemistry atasi Range Anxiety di mobil listrik
Baterai Freevoy Dual Power CATL tawarkan jarak tempuh 1500 km teknologi Dual Chemistry atasi Range Anxiety di mobil listrik

Jagosatu.com - Dunia otomotif, terutama di segmen mobil listrik (Electric Vehicle/EV), kembali diguncang oleh inovasi luar biasa dari perusahaan raksasa baterai asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co. Limited atau yang biasa kita kenal dengan sebutan CATL.

Perusahaan pembuat baterai yang memasok banyak merek mobil listrik terkenal ini baru saja mengumumkan gebrakan baru mereka dengan memperkenalkan baterai canggih yang diberi nama Freevoy Dual Power.

Baterai Freevoy Dual Power ini diklaim memiliki kemampuan yang sangat mencengangkan, yaitu menawarkan daya jelajah atau jarak tempuh hingga sejauh 1.500 kilometer (km) dalam sekali pengisian penuh.

Jarak tempuh 1.500 km ini adalah jarak yang sangat jauh, bahkan kalau kita ibaratkan, mobil listrik yang menggunakan baterai ini bisa menempuh perjalanan dari Jakarta sampai ke Surabaya, lalu kembali lagi ke Jakarta, bahkan mungkin masih ada sisa daya.

Inovasi ini tentu saja menjadi jawaban atas masalah terbesar yang sering dikeluhkan oleh calon pengguna mobil listrik, yaitu Range Anxiety atau rasa cemas kehabisan daya di tengah jalan karena terbatasnya stasiun pengisian.

CATL sebagai pemain utama di industri baterai, memang terkenal sangat agresif dalam mengembangkan teknologi baterai yang lebih efisien dan bertenaga, karena mereka sadar bahwa baterai adalah jantungnya mobil listrik.

Mereka menjelaskan bahwa rahasia di balik angka fantastis 1.500 km ini terletak pada teknologi Dual Power yang merupakan kombinasi pintar dari dua jenis baterai yang bekerja bersamaan.

Pada dasarnya, baterai Freevoy Dual Power menggabungkan dua jenis kimia baterai yang berbeda untuk memaksimalkan kinerja, yaitu baterai yang fokus pada kepadatan energi tinggi dan baterai yang fokus pada keamanan serta pengisian cepat.

Kepadatan Energi (Energy Density) adalah seberapa banyak energi listrik yang bisa disimpan oleh baterai dalam volume atau berat tertentu, dan baterai Freevoy Dual Power ini berhasil meningkatkannya secara signifikan.

Meningkatnya kepadatan energi inilah yang membuat baterai bisa menyimpan lebih banyak "bensin" listrik tanpa harus membuat ukuran baterai menjadi terlalu besar atau terlalu berat, sehingga tidak membebani mobil.

Salah satu fokus utama CATL dalam pengembangan ini adalah tetap menjaga Keamanan Baterai (Battery Safety) yang merupakan hal paling penting agar baterai tidak mudah terbakar atau mengalami masalah saat terjadi benturan.

Selain itu, baterai ini juga dikembangkan agar memiliki Siklus Hidup Baterai (Cycle Life) yang panjang, artinya baterai bisa diisi ulang dan digunakan berkali-kali dalam jangka waktu tahunan tanpa cepat kehilangan kapasitas aslinya.

Menurut laporan media otomotif Tiongkok, Autohome, baterai canggih ini juga dirancang untuk dapat beroperasi dengan baik di berbagai kondisi suhu, termasuk di suhu yang sangat dingin di mana baterai sering kali kehilangan efisiensi.

Mobil listrik yang akan menggunakan baterai Freevoy Dual Power ini diperkirakan akan menjadi Game Changer, yaitu istilah untuk produk yang benar-benar mengubah cara orang menggunakan teknologi.

Kemampuan jelajah yang super jauh ini diperkirakan tidak hanya akan menarik pembeli individu, tetapi juga perusahaan logistik yang membutuhkan mobil pengiriman dengan jarak tempuh harian yang sangat tinggi.

Bahkan, diklaim juga bahwa baterai ini mampu mendukung Arsitektur Tegangan Tinggi (High Voltage Architecture) sebesar 800 Volt, yang memungkinkan mobil diisi daya dengan sangat cepat.

Arsitektur 800 Volt ini memungkinkan mobil listrik untuk mendapatkan jarak tempuh ratusan kilometer hanya dalam waktu pengisian yang singkat, mungkin hanya selama kita membeli kopi.

CATL diperkirakan akan memasok baterai Dual Power ini untuk model-model mobil listrik premium dan flagship yang memang memerlukan performa dan daya tahan terbaik.

Kehadiran baterai ini membuktikan bahwa persaingan di industri baterai untuk EV sangatlah ketat, di mana setiap produsen berlomba-lomba menawarkan solusi terbaik untuk menaklukkan keterbatasan.

Di sisi lain, perkembangan ini juga memberikan tekanan besar kepada produsen mobil yang masih mengandalkan bahan bakar bensin atau solar, karena keunggulan jarak tempuh EV kini semakin sulit dibantah.

Kita tunggu saja model mobil listrik apa yang pertama kali akan secara resmi menggunakan baterai CATL Freevoy Dual Power ini dan membuktikan klaim 1.500 km di jalanan nyata.

Inovasi dari CATL ini menjadi harapan baru bagi kita semua bahwa masa depan transportasi yang bersih dan ramah lingkungan semakin dekat, dengan mobil listrik yang praktis dan tidak merepotkan untuk perjalanan jauh.

Teknologi seperti inilah yang diharapkan dapat mempercepat transisi global dari mobil bensin menuju mobil listrik, yang disebut sebagai Elektrifikasi Otomotif (Automotive Electrification).

Jadi, bersiaplah, karena sebentar lagi era mobil listrik yang bisa diajak keliling negara tanpa khawatir kehabisan daya akan segera dimulai berkat kerja keras para ilmuwan seperti di CATL.

(DB)

Editor : Toar Rotulung
#Mobil Listrik #CATL Freevoy #CATL #Baterai Mobil Listrik