JagoSatu.com - AMD meluncurkan paket fitur baru bernama "FSR Redstone" untuk mengejar ketertinggalan dari NVIDIA. Meski menjanjikan, mereka masih tertinggal jauh dari DLSS yang sudah dominan.
Yang paling kontroversial, FSR Redstone kini terkunci hanya untuk arsitektur RDNA 4 terbaru AMD. Ini berarti hanya seri Radeon RX 9070/9060 yang bisa menggunakannya, mengabaikan filosofi "berfungsi di semua perangkat".
Dilansir oleh Ars Technica, FSR Redstone adalah paket empat teknologi dengan tiga diantaranya benar-benar baru. Teknologi ini fokus meningkatkan kinerja ray-tracing dan kualitas gambar, sayangnya AMD masih tertinggal jauh di bidang ini.
Teknologi pertama bernama FSR Radiance Caching. Ini adalah sistem jaringan saraf real-time yang bertugas meningkatkan pencahayaan tidak langsung dengan memprediksi pantulan cahaya.
Selanjutnya, ada FSR Ray Regeneration yang memanfaatkan algoritma machine learning untuk mengurangi noise pada gambar hasil ray-tracing. Pada dasarnya, ini adalah jawaban AMD terhadap Ray Reconstruction milik NVIDIA.
Yang ketiga adalah FSR Frame Generation berbasis hardware yang memakai model machine learning. Demo menunjukkan hasilnya lebih bersih, khususnya pada bayangan, dibandingkan FSR 3.1.
Seperti yang dikutip dari Ars Technica, adopsi fitur berbasis ML ini memang menutup kesenjangan kualitas dengan NVIDIA. Namun, AMD tetap tertinggal sekitar dua hingga tiga tahun di belakang.
Sebagai perbandingan, Ray Reconstruction NVIDIA sudah hadir sejak Agustus 2023. Frame generation berbasis hardware mereka juga ada sejak akhir 2022, jadi AMD terkesan hanya mengejar.
Terakhir, ada FSR Upscaling (dulu FSR 4) yang kini juga didukung hardware ML untuk hasil lebih baik. Ini adalah peningkatan inti yang ditunggu-tunggu, namun lagi-lagi hanya untuk GPU RDNA 4.
Namun, ada kabar baik: komponen FSR Upscaling masih kompatibel dengan FSR 3.1. Artinya, GPU lama tetap bisa dapatkan peningkatan jika game mendukungnya, sebuah hiburan kecil bagi pengguna lama.
AMD mengklaim peningkatan kinerja luar biasa, contohnya hingga 4,7x di game Cyberpunk 2077 dengan semua fitur Redstone aktif. Tapi, angka segemilang itu dicapai dalam mode 'Performa' berkualitas rendah.
Dilaporkan oleh Ars Technica, hambatan terbesar FSR Redstone adalah basis penggunanya yang sempit. Karena RDNA 4 peluncurannya lambat dan Redstone eksklusif, pengembang game mungkin malas mengimplementasikannya.
Pembatasan hardware ini artinya GPU RDNA 3, iGPU saat ini, dan konsol game tidak bisa menikmati manfaatnya. AMD seperti meninggalkan basis setianya demi mengejar fitur high-end.
Dari empat fitur, FSR Upscaling, Frame Generation, dan Ray Regeneration sudah tersedia sekarang. Sementara Radiance Caching akan datang untuk pengembang dan baru muncul di game tahun 2026.
FSR Redstone adalah lompatan evolusi yang diperlukan AMD untuk bersaing. Tapi, meninggalkan filosofi inklusif demi mengejar NVIDIA adalah langkah berisiko. Nah, bagaimana pendapat kalian tentang strategi ini? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung