Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Microsoft Bikin Ulah? Update Windows Terbaru Bikin Booting Jadi Lebih Berat!

Toar Rotulung • 2025-12-22 01:00:00
Logo Windows dengan tulisan 25H2
Logo Windows dengan tulisan 25H2

JagoSatu.com – Microsoft baru saja melakukan langkah diam-diam lewat update "Patch Tuesday" Desember 2025 (KB5072033). Mereka mengubah pengaturan layanan background inti menjadi otomatis. Seolah-olah mereka menganggap kapasitas RAM kita tak terbatas dan bebas dipakai seenaknya.

Layanan bernama "AppX Deployment Service" ini dulunya diatur manual, hanya aktif saat kita butuh update aplikasi. Sekarang, layanan ini langsung aktif begitu tombol power ditekan, ibarat mengundang tamu tak diundang ke dalam pesta boot-up komputer kita.

Buat yang belum tahu, Appxsvc adalah otak di balik Microsoft Store dan aplikasi bawaan seperti Kalkulator atau Photos. Masalahnya, aplikasi sederhana ini sekarang seakan minta pengawalan keamanan 24 jam penuh di memori sistem kita.

Dilansir oleh Neowin, Microsoft berdalih perubahan ini demi meningkatkan keandalan dalam "kasus-kasus tertentu". Ironisnya, demi memperbaiki masalah segelintir orang, mereka membebani PC seluruh pengguna agar layanan ini berjalan non-stop 24/7.

Layanan ini berjalan beriringan dengan proses "wsappx" yang sudah terkenal sering bikin penggunaan CPU dan disk melonjak. Memberikan izin "jalan otomatis" pada proses yang hobi memakan sumber daya ini jelas kabar buruk bagi performa PC kita.

Forum-forum teknologi sudah lama penuh keluhan soal kipas laptop yang mendadak ngebut gara-gara wsappx sedang "pemeliharaan". Dengan pengaturan otomatis ini, beban berat tersebut kemungkinan besar akan langsung menyerang saat proses booting Windows dimulai.

Dampaknya bakal sangat terasa bagi pengguna laptop dengan spesifikasi pas-pasan, terutama yang masih pakai RAM 8GB atau hardisk lama. Waktu loading masuk ke Windows akan terasa jauh lebih lambat karena adanya hambatan baru ini.

Dikutip dari Neowin, strategi ini mirip cara kerja update di smartphone yang selalu siap di latar belakang. Konsepnya menarik untuk HP, tapi PC adalah perangkat berbeda. Kita lebih butuh performa kencang daripada update Kalkulator yang diam-diam.

Microsoft sepertinya ingin memastikan lisensi dan instalasi aplikasi selalu siap sedia. Padahal, jika ada masalah pemicu layanan, solusinya harusnya memperbaiki pemicu tersebut, bukan membiarkan mesinnya menyala terus-menerus dan memakan bensin—atau dalam hal ini, RAM.

Meski bikin kesal, jangan coba-coba mematikan paksa layanan ini. Microsoft memperingatkan bahwa hal itu bisa merusak fitur inti seperti pencarian Start Menu. Kita ada di posisi serba salah: pilih PC cepat atau fitur Windows yang berfungsi normal.

Jika PC kalian jadi sangat lemot, Neowin menyebut solusi yang tersedia hanyalah cara klise seperti menambah memori virtual atau cek update Store. Fakta bahwa kita "dipaksa" upgrade RAM menunjukkan betapa kecilnya kendali kita atas OS sendiri.

Para gamer tentu jadi pihak yang paling dirugikan. Saat kita sedang berusaha mengejar FPS tinggi dalam game, hal terakhir yang kita inginkan adalah layanan background yang sibuk mengurusi aplikasi Photos di tengah-tengah permainan.

Ironisnya, saat PC rumahan kita makin dibebani, Windows Server 2025 justru mendapat peningkatan performa penyimpanan hingga 80% untuk korporat. Pengguna berbayar mahal dapat kecepatan, kita pengguna rumahan malah dapat "polisi tidur" tambahan saat startup.

Langkah ini mempertegas bahwa di era Windows 11 25H2, batas antara aplikasi opsional dan komponen wajib makin kabur. PC kita perlahan berubah seperti barang sewaan, di mana pemeliharaan sistem lebih diprioritaskan daripada kenyamanan penggunanya.

Tampaknya "Appxsvc yang selalu aktif" akan menjadi standar baru yang harus kita terima. Nah, menurut kalian, apakah kenyamanan update aplikasi sepadan dengan beban RAM yang harus dikorbankan? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#ram #update #Windows #Microsoft #patch