Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Lenovo Legion Go Fold: Handheld Gaming yang Bisa Lipat Jadi Tablet!

Toar Rotulung • Senin, 2 Maret 2026 - 19:46 WIB

Konsep Lenovo Legion Go Fold
Konsep Lenovo Legion Go Fold

JagoSatu.com - Di ajang MWC 2026, Lenovo pamer inovasi yang kerennya nggak masuk akal. Legion Go Fold hadir sebagai perangkat gaming lipat yang bisa jadi tablet 11,6 inci sekaligus desktop. Ini puncak rekayasa berlebihan yang justru bikin kita naksir.

Ini bukan sekadar tablet berengsel biasa. Layar POLED-nya bisa melar dari ukuran standar 7,7 inci jadi layar penuh horizontal. Ada juga fitur "Split Screen" vertikal buat main game sambil streaming, meski risikonya bikin mata pegal saat digunakan multitasking.

Dilansir oleh Windows Latest, meski masih konsep, Lenovo sering mewujudkan ide unik dalam setahun. Paketnya sudah termasuk keyboard nirkabel dan kontroler unik yang bisa jadi mouse vertikal. Kalau rilis, laptop gaming lama kalian bakal langsung dijual ke eBay.

Dapur pacunya mengandalkan Intel Core Ultra 7 258V dengan RAM 32GB. Sayangnya bukan seri Panther Lake terbaru, sebuah trik lama brand besar biar tetap hemat produksi. Walau begitu, performanya untuk ukuran produk konsep masih tergolong sangat mumpuni.

Dikutip dari Windows Latest, "Mode Layar Penuh Horizon" jadi fitur jagoannya. Bayangkan, kalian memegang layar raksasa 11,6 inci di tangan, jauh lebih lega dibanding handheld lain. Rasanya seperti menaruh TV kecil tepat di depan wajah saat bermain game.

Namun, layar 11 inci ini hanya disokong baterai 48Wh saja. Handheld Windows memang punya reputasi kurang oke soal daya tahan. Siap-siap saja harus selalu dekat colokan kalau mau main judul berat seperti Cyberpunk dalam waktu lama.

Kontroler kanannya punya layar mini tambahan yang berfungsi sebagai touchpad sekaligus penampil metrik performa. Seperti dilansir oleh Windows Latest, mode FPS ini disempurnakan dari generasi sebelumnya. Benar-benar fitur yang sangat fungsional bagi para penggemar setianya.

Lenovo ingin memberikan pembuktian teknologi bagi gamer yang butuh layar besar tanpa repot bawa laptop. Dengan desain lipat, teorinya kalian dapat semua fungsi dalam satu unit. Kompromi membawa perangkat lipat tebal terasa sepadan dibanding menenteng dua gadget.

Sisi perangkat lunak juga harus berbenah diri agar Windows 11 bisa mengimbangi kreativitas hardware-nya. Peningkatan game dan "Xbox FSE" diharapkan membantu efisiensi desain unik ini. Windows pada layar lipat memang masih terasa seperti tantangan besar bagi navigasi sentuh.

Ada lagi fitur nyeleneh yaitu "Mode Layar Terpisah Vertikal". Layarnya diposisikan tegak agar gamer "generasi TikTok" bisa terus terstimulasi dua konten sekaligus. Fokus pada satu layar saja sudah sulit, apalagi harus membagi perhatian pada dua tampilan yang kacau.

Rekam jejak Lenovo dengan "ThinkBook Auto Twist" memberi harapan konsep ini jadi nyata, seperti dilaporkan oleh Windows Latest. Mereka punya bakat mengubah prototipe aneh jadi produk pasar. Lenovo tampaknya cukup berani menjual perangkat "mimpi aneh" mereka ke publik.

Sayangnya, saat ini Legion Go Fold belum punya harga atau tanggal rilis pasti. Produk finalnya nanti bisa saja berubah drastis dibanding versi konsep sekarang. Jadi, jangan buru-buru menyiapkan dompet karena status "konsep" seringkali hanya berakhir di meja desain.

"Mode Desktop" memungkinkan perangkat ini terhubung ke keyboard nirkabel layaknya laptop clamshell tradisional. Kalian tidak butuh mouse tambahan berkat kontroler multifungsi yang tersedia. Ini adalah mimpi "one device to rule them all" yang hakiki bagi para pengguna produktif.

Meski menyembunyikan teknologi lipat yang canggih, perangkat ini tetap punya look gaming handheld klasik. Kontrolernya terpasang di kedua sisi untuk kenyamanan bermain. Walau mungkin beratnya terasa seperti batu bata, setidaknya ini adalah batu bata lipat yang sangat berteknologi tinggi.

Ambisi besar Lenovo ini berpotensi mengakhiri era laptop gaming jika berhasil dieksekusi dengan sempurna. Masa depan perangkat genggam terlihat sangat menjanjikan lewat inovasi layar lipat seperti ini. Menurut kalian, apakah layar lipat pada handheld memang fitur yang benar-benar dibutuhkan? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung