Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Steam Dikuasai Developer Indonesia? Angka Terbaru Ini Mengejutkan!

ALengkong • 2025-07-10 09:54:15

 

Steam adalah platform untuk membeli dan memainkan game secara digital yang dibangun oleh Valve. (Foto: ANTARA/HO/Steam)
Steam adalah platform untuk membeli dan memainkan game secara digital yang dibangun oleh Valve. (Foto: ANTARA/HO/Steam)

Jagosatu.com - Indonesia sekarang jadi negara dengan jumlah game indie terbanyak yang dirilis di Steam di Asia Tenggara.

Sampai Januari 2024, ada 256 game buatan developer Indonesia yang sudah muncul di platform game internasional itu.

Jumlah ini lebih tinggi dibanding Thailand yang punya 158 game, Singapura dengan 134, dan Filipina dengan 92.

Menurut Seasia.co, data ini menunjukkan bahwa pengembang game lokal semakin serius untuk bersaing di pasar global.

Tapi walaupun jumlah gamenya banyak, pengembang Indonesia belum dapat untung sebesar negara lain.

Dilansir dari Tech in Asia, pasar game Indonesia bernilai sekitar USD 2 miliar atau Rp 33,6 triliun per tahun.

Namun, hanya sekitar 5 persen dari uang itu yang benar-benar dinikmati oleh developer Indonesia.

Sisanya masih didominasi oleh developer luar negeri yang punya lebih banyak sumber daya dan akses pasar.

Karena itu, pemerintah mulai mendorong pengembangan studio lokal lewat pelatihan, kolaborasi, dan teknologi.

Baca Juga: 4 Game TPS Ini Bikin Pesaing Keringat Dingin! Nomor Terakhir Asal Indonesia?

Google dan Unity, misalnya, diajak bekerja sama untuk melatih anak muda Indonesia jadi developer game profesional.

Salah satu game lokal yang belakangan ramai dibicarakan adalah Wardeka, game TPS buatan Big Dade Studio dari Manado.

Wardeka menggabungkan aksi tembak-tembakan 5 lawan 5 dengan unsur budaya Indonesia di dalam desain dan ceritanya.

Game ini punya peta bernama Edonisia yang terinspirasi dari suasana kota di Indonesia, tapi dengan sentuhan futuristik.

Menurut Radar Papua, beberapa karakter dan ornamen di dalam game juga diambil dari budaya Minahasa dan seni lokal.

Wardeka juga mulai aktif dipertandingkan dalam ajang esports pelajar seperti Warbiasa League.

Indogamers menyebut bahwa game ini jadi contoh nyata bahwa studio lokal bisa bikin produk dengan kualitas global.

Visual yang keren, gameplay yang seru, dan cerita yang dekat dengan budaya bikin Wardeka jadi unik di pasaran.

Dengan makin banyak game lokal seperti Wardeka, peluang untuk meningkatkan pendapatan developer Indonesia juga makin besar.

Targetnya tentu bukan cuma jumlah game, tapi juga supaya lebih dari 5 persen uang dari pasar game masuk ke tangan lokal.

Kalau semua elemen seperti pelatihan, dukungan, dan teknologi disiapkan, game lokal Indonesia bisa jadi raja di negara sendiri. (KT)

Editor : ALengkong
#wardeka #IndieGameDev #EsportsIndonesia #GameLokal #BigDadeStudio #SteamIndonesia