Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 31 Oktober 2025, Lukas 13:22-30 Bersyukur Dan Giat Di Era Digital.

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Lukas 13: 22-30

BERSYUKUR DAN GIAT BERSAKSI DI ERA DIGITAL

"Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sempit itu! Sebab, Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat (ay.24)

Dalam era digital, kita dihadapkan pada tantangan dan kesempatan untuk berbagi iman dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Seperti dalam perjalanan Yesus menuju Yerusalem, di mana Dia berhenti di berbagai kota untuk melayani, kita juga dipanggil untuk melanjutkan pelayanan kita di tengah dunia yang semakin terhubung. Yesus mengajarkan tentang pentingnya mempersiapkan diri untuk menghadapi penghakiman, dan itu menjadi panggilan bagi kita untuk bersyukur atas anugerah keselamatan yang telah diberikan-Nya.

Yesus menekankan bahwa pintu keselamatan adalah sempit dan hanya dapat diakses melalui iman kepada-Nya. Banyak yang berusaha masuk melalui kemampuan mereka sendiri, tetapi semua itu sia-sia. Hanya dengan Yesus Kristus, Sang Juru Selamat, pintu tersebut dapat dibuka. Dalam konteks ini, kita diingatkan bahwa pada waktunya masa anugerah akan berakhir. Saat itu tiba, penyesalan akan muncul dari mereka yang mengabaikan undangan-Nya. Keselamatan yang universal dari Tuhan Yesus itu dianugerahkan bagi semua orang dari berbagai penjuru mata angin. Karena itu, tidak pada tempatnya hidup dalam kesombongan rohani. Sebaliknya, mereka yang berlaku rendah hati, selau giat untuk bersaksi dengan perkataan dan perbuatan yang baik.

Karya pelayanan dan kesaksian yang dilakukan GPIB sejak dimandirikan 31 Oktober 1948 terus berlanjut sampai hari ini. Pelayanan yang telah membawa sukacita dan damai sejahtera bagi warga jemaat serta warga masyarakat di sekitarnya. GPIB sejatinya menjadi gereja yang terbuka, selalu membarui dirinya serta mampu berdialog dengan semua umat beragama. Di tengah syukur ulang tahun GPIB ke-76, kita diingatkan untuk tetap merawat kasih persaudaraan, mendoakan para presbiter bersama semua pelayan lainnya, serta setia bersaksi dengan cara-cara simpatik dan kontekstual sehingga dapat menjawab kebutuhan di era digital. Amin.


Doa: Tuhan, ajarlah aku untuk bersyukur atas keselamatan dari-Mu dan tolong agar aku pun mewartakannya. Amin.


Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer