Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 8 November 2025, Wahyu 2:12-17 Komitmen Pengikut Kristus.

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

 

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Wahyu 2:12-17

KOMITMEN PENGIKUT KRISTUS

"Sebab itu, bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu..." (ay. 16)

Advertisement

Dalam hidup ini, kita dituntut untuk membuat komitmen tertentu. Komitmen adalah kesetiaan terhadap prinsip atau nilai yang dipegang teguh. Orang yang berkomitmen adalah mereka yang setia dan memegang nilai-nilai kebenaran. Ketika kita berkomitmen, godaan tidak mendapat tempat. Semakin kuat komitmen kita untuk hidup benar, semakin kecil peluang dosa untuk menjerat. Bacaan pagi ini menjelaskan bagaimana jemaat di Pergamus diingatkan untuk kembali pada komitmen awal mereka dalam mengikuti Kristus.

Pergamus merupakan kota pertama di Asia yang secara terbuka mendukung penyembahan kepada kaisar, bahkan menjadi pusat utama praktik tersebut. Kesetiaan terhadap kaisar diukur dari sejauh mana seseorang memelihara tradisi penyembahan itu. Menolak penyembahan kaisar dianggap sebagai bentuk pengkhianatan besar. Selain itu, Pergamus juga menjadi pusat penyembahan dewa-dewa lain, menjadikannya tempat yang sangat sulit bagi kekristenan untuk bertumbuh. Kristus diperkenalkan sebagai pedang yang tajam bermata dua, menunjukkan bahwa Dia memiliki kuasa yang lebih besar daripada prokonsul Romawi, yang memiliki wewenang menjatuhkan hukuman mati kepada seseorang.

Pergamus dipuji karena tetap setia pada nama Kristus dan tidak menyangkal iman, sekalipun menghadapi penganiayaan. Namun mereka juga ditegur karena membiarkan ajaran sesat, seperti ajaran Bileam, serta terlibat dalam penyembahan berhala dan perbuatan zina. Karena itu, jemaat diminta untuk bertobat. Hanya mereka yang menang yang akan menerima jaminan berkat. Mari kita belajar dari jemaat Pergamus untuk kembali pada komitmen yang sejati: setia hanya kepada Tuhan. Amin

Advertisement

 

Doa: Ya Bapa, apa pun yang terjadi dalam kehidupan kami, ajar kami untuk setia pada komitmen kami mengikuti-Mu. Amin

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer