Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina umat, Renungan Pagi, Selasa, 11 November 2025, Amsal 10:6-10 Berkat Tuhan Bagi Pribadi Benar.

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Amsal 10: 6-10


Advertisement

BERKAT TUHAN BAGI PRIBADI BENAR

"Berkat ada di atas kepala orang benar," (ay.6a)

Setiap kita tentu ingin diberkati Tuhan. Tidak ada orang yang tidak mau Tuhan memberkati hidupnya. Pemahaman terkait Tuhan memberkati adalah, jika kita telah melakukan setiap perbuatan dan kehendak-Nya. Memang hal ini tidak salah. Namun, apakah perbuatan dan tindakan tersebut selalu menjadi gaya hidup dan panggilan iman kita setiap hari?.

Advertisement

Tidak salah jika penulis Amsal menyatakan bahwa, "Berkat ada di atas kepala orang benar jikalau bijak hati, menjalankan perintah Tuhan (ay.8a), bersih kelakuan (ay.9a), tidak berkompromi dengan ketidakbenaran ("mengedipkan mata" tanda kesepakatan)." Amsal juga menyampaikan kebenaran ini melalui perbandingan antara orang benar dan orang fasik. Tujuannya agar pembaca melihat perbedaan atas orang benar dan fasik. Kehidupan orang fasik terlihat dari perbuatan yang dilakukan. Melalui perkataan, akan terjadi kekerasan bukan ketenangan (menyembunyikan kekerasan); kata-kata yang mengandung keributan, dan hidupnya tidak meninggalkan kenangan yang baik. Perjalanan kehidupan orang fasik tidak ada kedamaian, tidak ada arah yang jelas dalam hidupnya, dan akan kehilangan makna hidup.

Firman TUHAN pagi ini, mengingatkan kita untuk tidak menjalani hidup seperti orang fasik - sesaat sesuai dengan kehendak-Nya, sesaat kemudian menjadi sumber keributan. Marilah kita menyatakan diri atas kebaikan Tuhan sebagai bentuk syukur atas anugerah yang telah diberikan-Nya. Sikap hidup juga perlu tercermin dalam relasi kita dengan sesama, termasuk dalam dunia digital. Jadilah pribadi yang benar-benar bijaksana. Dalam kehidupan nyata mungkin kita mampu mengendalikan diri, tetapi dalam konteks perjumpaan di dunia maya, kita justru melakukan tindakan bullying. menyindir, atau menjelek-jelekan orang lain. Oleh karena itu, marilah kita tetap berbuat baik dalam kenyataan hidup maupun dalam dunia digital, karena ke sanalah berkat-Nya dicurahkan. Amin.

 

Advertisement

Doa: Ya Allah, kuatkan kami untuk selalu dalam kendali kehendak-Mu. Amin,

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer