Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat,Renungan Pagi, Rabu, November 2025, Yunus 3:1-3 Cancel Culture

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Yunus 3:1-3


Advertisement

CANCEL CULTURE

Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya. (ayat 3).

Setelah keluar dari mulut ikan, Yunus yang berpaling dan membangun komunikasi dengan Tuhan mendapat kepercayaan lagi.

Advertisement

Yunus yang telah gagal dan secara sengaja menolak perintah Tuhan, kembali mendapat tugas kedua dari Tuhan.

Badai dahsyat dan pergumulan di dalam perut ikan tidak berujung pada penghukuman tetapi pada pemulihan dari Allah bagi Yunus.

Tuhan tidak melanjutkan hukuman bagi Yunus yang gagal tetapi memberikan perintah kedua sebagai wujud kelanjutan kasih-Nya.

Advertisement

Kasih Allah yang tidak menghukum Yunus karena gagal tetapi memulihkan dengan memberi kepercayaan baru menjadi anugerah hidup baru bagi Yunus.

Kasih Allah yang memulihkan ini berbanding terbalik dengan Cancel Culture dalam dunia digital.

Cancel Culture adalah budaya memboikot massal orang (biasanya public figure) yang dianggap bermasalah karena melakukan kesalahan atau berperilaku dengan tidak pantas.

Orang seperti ini biasanya akan dikucilkan atau diserang hingga reputasinya sulit untuk dipulihkan.

Allah tidak memusuhi orang Niniwe yang berperilaku jahat, Allah juga tidak memusuhi Yunus yang membangkang-Nya.

Bukan Cancel Culture yang dilakukan, tetapi Allah menawarkan kesempatan baru. la melanjutkan kasih yang memulihkan bagi mereka yang menyadari kesalahan dan mau bertobat.

 

Yunus mendapat tugas ke Niniwe, suatu kota yang mengagumkan besarnya kata bacaan kita.

Salah satu kota terbesar, terkaya, pusat perdagangan dan keagamaan yang penting di masa kekaisaran Neo-Asyur ini, memerlukan berita yang baik, untuk itu Yunus diutus.

Dewasa ini, media sosial, forum online, podcast dan dunia digital lainnya, bagaikan Niniwe kota besar yang mengagumkan.

Dunia yang terbentuk dari teknologi informasi dan komunikasi ini memerlukan kita sebagai pemberita-pemberita kabar baik tentang kasih Allah yang memulihkan bukan menghakimi dan mengucilkan. Amin.

 

Doa: Ya Allah, kendalikanlah hidup kami agar kami bermurah hati membawa kabar kasih-Mu kepada sesama, Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer