Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 14 Desember 2025, Kejadian 18:1-15 Tak Ada Yang Tak Mungkin

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Kejadian 18: 1-15


Advertisement

TAK ADA YANG TAK MUNGKIN

Adakah sesuatu yang mustahil bagi TUHAN?... (ay.14a)

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang. Kemajuan dan kecanggihan teknologi itu, sering dipakai untuk menjawab kemungkinan yang akan terjadi. Artificial Inteligent (AI) adalah salah satunya instrumennya.

Advertisement

Abraham dan Sara merasa telah tua. Menuruti pikirannya sendiri, Sara telah meminta Hagar untuk memberikan keturunan bagi Abraham.

Demikian juga Abraham, ia meminta malaikat agar menerima Ismail sebagai ahli warisnya. Tetapi bukan itu yang dijanjikan Allah.

Abraham selalu taat dan mengikuti apa yang diperintahkan Tuhan. Abraham juga disebut sebagai bapa orang beriman.

Advertisement

Tetapi Abraham dan Sara juga tak luput dari kesalahan mengandalkan akal dan pikiran mereka sendiri.

Mereka mempertimbangkan dan memprediksi sesuatu di luar kerangka janji Allah. Semua karena pikiran mereka mengatakan mustahil mereka berdua dapat menghasilkan keturunan dari rahim Sara.

Manusia dianugerahi akal dan budi pekerti. Teknologi telah digunakan untuk memprediksi dan memperkirakan dengan hitungan matematis.

Tetapi seringkali semua itu digunakan di luar kesadaran dan penghayatan akan janji kasih karunia Allah.

Tentu ilmu pengetahuan dan teknologi tak perlu dipertentangkan dengan iman. Namun, pengetahuan dan teknologi tidak bisa digunakan di luar iman, ketaatan dan kesetiaan kepada Allah.

Sains adalah anugerah Tuhan untuk manusia. Semua itu dimanfaatkan dalam bermitra dengan Allah untuk wujudkan kerajaan-Nya hadir dan kehendak-Nya terjadi atas kehidupan.

Pengetahuan bekerja melalui kerangka ilmiah, tetapi karya Allah bekerja melalui iman dan ketaataan, serta kesetiaan manusia.

Ishak lahir dari kandungan Sara. Janji Allah terwujud hingga kini, kita pun menjadi bagian di dalamnya.

Pada akhirnya kasih setia dan kuasa Allah, ketaatan dan iman kitalah yang membuat tak ada yang tidak mungkin bagi Dia. Amin.

 

Doa: Tuhan Yesus, berilah kami hikmat dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan ini, kuatkan imanku. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer