Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 25 Desember 2025, Yohanes 1:14-18 Penyampian Yang Terabaikan

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Yohanes 1 : 14-18

PENYAMPAIAN YANG TERABAIKAN

"Firman itu telah menjadi manusia, dan tinggal di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh anugerah dan kebenaran" (ay. 14)

Advertisement

 

Beberapa orang tua berpesan kepada kakak layan, "Drama Natal di gereja ada Yusuf, Maria, malaikat, dan tiga orang majus, ya!

Setiap hari Natal kita mengingat kedatangan Tuhan Yesus sebagai bayi yang dibaringkan di palungan oleh Maria.

Advertisement

Selanjutnya, kita mengingat kedatangan bala tentara surga yang memuji Allah di hadapan para gembala di padang Efrata.

Kita juga mengingat kedatangan orang-orang Majus dari Timur yang datang menyembah Tuhan Yesus dituntun oleh bintang-Nya.

Semuanya membentuk kisah Natal yang memang sudah disampaikan dengan sangat indah oleh Lukas dan Matius dalam Injil mereka.

 

Keindahan kisah Natal di atas - disadari ataupun tidak membuat tidak sedikit orang Kristen, mungkin juga para pengkhotbah, 'enggan memilih Injil Yohanes pasal 1 sebagai berita Natal.

Pemaparan Yohanes yang tidak berbentuk cerita, melainkan uraian filosofis yang 'berat', membuat pemahaman tentang makna kehadiran Tuhan Yesus seperti terabaikan.

 

Selama melayani di jemaat, saya sendiri belum pernah mendengar warga jemaat berpesan, "Drama Natal tahun ini kita memakai tokoh Yohanes yang sedang mengajar tentang Firman, yal

 

Sejujurnya, apakah Anda dapat menyebut dalam sepuluh detik satu lagu Natal yang liriknya berdasarkan Injil Yohanes 1:1-18? Lagipula kata Natal sendiri memiliki arti "kelahiran," dan kelahiran Tuhan Yesus adalah kisah yang tidak dimuat dalam Injil Yohanes.

 

Berita indah tentang kedatangan Tuhan Yesus dalam Injil Yohanes adalah Firman Allah telah menjadi manusia.

Firman yang adalah Allah sendiri telah dekat dengan manusia. Kedekatan Allah dengan manusia melalui kehadiran Firman-Nya semakin memperlihatkan kasih dan anugerah Allah bagi manusia dan dunia.

Kedekatan penuh kasih yang dinyatakan oleh Allah menjadi dasar bagi kita untuk bersukacita. Amin

 

Doa: Tuhan, terpujilah Engkau karena kasih dan anugerah-Mu yang telah mendekatkan kami semua. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer