Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 2 Januari 2026, Mazmur 129:1-8 Nyamanlah Serta Tentramlah Hati Dan Jiwaku

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Mazmur 129:1-8 


Advertisement

TEMA : NYAMANLAH SERTA TENTRAMLAH HATI DAN JIWAKU

"Sudah cukup mereka menyesakkan aku sejak masa mudaku - hendaklah Israel berkata demikian --" (ay.1)

 

Advertisement

Selamat pagi, selamat memasuki hari baru yang TUHAN karuniakan. Kita sudah berada di hari kedua Tahun 2026.

Apa yang kita dapatkan dan rasakan di dua hari ini di tahun yang baru ini? Ayat pertama dari Mazmur 129 merupakan curahan hati pemazmur.

Seruan penderitaan mereka telah didengar Tuhan. Jeritan kesesakan telah sampai ke telinga Tuhan.

Advertisement

Kini, Tuhan turun tangan mengatasi kesesakan mereka. Tuhan mengambil alih persoalannya dan la sendiri yang akan berhadapan dengan orang-orang yang membenci Sion. la sendiri yang akan berperang dengan mereka.

 

Benar, Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak akan tinggal diam bila umat-Nya disakiti, dihina dan dipermalukan. Percayalah bila kita dilukai, disakiti atau menerima perlakuan yang tidak adil maka Tuhanlah yang akan menjadi pembela kita.

Tuhan akan turun tangan. Tuhan serius mengurusi kita maka kita juga harus serius mengurusi pekerjaan Tuhan.

Kita harus serius juga menjalin hubungan dengan Tuhan secara terus menerus. Di depan sana, kita masih akan bertemu dengan rupa-rupa pergumulan dan warna- warni kesesakan.

Tetapi, Tuhan itu adil dan la adalah pembela agung. Teruslah berharap kepada Tuhan. Jangan ragu dan bimbang. Jangan bergantung pada kekuatan kita sendiri.

Tuhan tahu bagaimana menyelesaikan persoalan kita. Hanya Tuhan yang sanggup. Hanya Dia yang bisa. Terpujilah Tuhan pusat pertolongan kita.

 

Biarlah kita semua dapat merasakan penyertaan Tuhan di sepanjang hari-hari dalam kehidupan kita. Tuhan memandang kita sekalian. Tuhan sayang kita.

Penyertaan Tuhan itu melingkupi kita dan membentengi kita dari hal-hal yang buruk.

Oleh sebab itu, kita bisa tenang menghadapi persoalan dan tidak gegabah mengambil keputusan. Biarlah hanya Tuhan yang menguasai kita. Amin.

 

 

Doa: Terima kasih Tuhan untuk kasih setia-Mu, sendengkanlah telinga- Mu. Dengarlah ratapanku. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer