Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 Maret 2026, Markus 9:16-18 Membawa Pergumulan Kepada Yesus

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Pembacaab Alkitab :  Markus 9:16-18

TEMA : MEMBAWA PERGUMULAN KEPADA YESUS

 

Advertisement

"Jawab seorang dari orang banyak itu, "Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena la kerasukan roh yang membisukan dia." (ay.17)

 

Membawa pergumulan kepada Yesus adalah langkah yang tepat, sebab la datang untuk mengerjakan misi keselamatan yang sempurna.

Advertisement

Setelah Yesus turun dari gunung, orang banyak tercengang. Seorang ayah yang kecewa karena murid-murid Yesus tidak dapat menyembuhkan anaknya, akhirnya membawa pergumulan itu langsung kepada Yesus.

Dari kisah ini, ada tiga hal utama. Pertama, sang ayah merasa putus asa karena penderitaan anaknya.

Kedua, walaupun kecewa, ia tetap menyatakan bahwa Yesus adalah harapan terakhirnya. Ketiga, iman sang ayah rapuh, tetapi hatinya terbuka.

 

Pada renungan ini, kita merenungkan dua hal terlebih dahulu; hal ketiga akan kita renungkan pada Selasa pagi.

Hal pertama, sebagai seorang ayah, ia putus asa setelah berbagai usaha gagal, termasuk kegagalan murid Yesus untuk menolong.

Sikap ini wajar, karena ia hanya berfokus pada kesembuhan anaknya. Hal kedua, walau kecewa kepada murid Yesus, ia tetap datang membawa pergumulan kepada Yesus.

Pesan ini penting, bukan hanya bagi jemaat pada masa itu, tetapi juga bagi kita sekarang bahwa Yesus adalah "Sumber Hidup."  Seberat apa pun pergumulan yang kita alami. bawalah kepada Yesus.

Mungkin kita pernah kecewa karena usaha kita tidak berhasil, atau sulit menerima kenyataan pahit yang Tuhan izinkan terjadi. Namun, ketika kita membawa kepada Yesus, la akan memberikan kelegaan.

 

Dalam usaha mencari kesembuhan, orang bisa saja menempuh berbagaai cara: ke rumah sakit, mencari pertolongan kepada kuasa tertentu, atau bahkan mendatangi hamba Tuhan.

Namun, tetap saja bisa timbul rasa kecewa. Karena itu, bawalah pergumulanmu kepada Yesus. Datanglah kepada-Nya, dan terimalah hikmat serta kehendak-Nya.

Bisa jadi jawabannya tidak sesuai keinginan kita, tetapi bersama Dia kita dimampukan untuk mengatasi derita dan menemukan jalan keluar. Andaikan Yesus. Amin.

 

Doa: Tuhan, ajarlah kami merendahkan hati dan percaya akan kuasa kasih-Mu, agar kami dapat menghayati suka duka kehidupan. Amin.

 

 

Advertisement
Editor : Alfianne Lumantow

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 4 November 2026,  Habakuk 2:6-14  Evaluasi Diri Peringatan Tuh

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 4 November 2026,  Habakuk 2:6-14  Evaluasi Diri Peringatan Tuh

"Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan TUHAN, seperti air menutupi lautan"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer