Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 11 Juni 2026, Yakobus 4:9-10  Rendahkan Dirimu

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

PEMBACAAN ALKITAB: Yakobus 4:9-10
TEMA: RENDAHKAN DIRIMU

“Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.” (Yakobus 4:10)

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk masuk ke dalam sebuah sikap hidup yang tidak populer di dunia ini, yaitu kerendahan hati.

Advertisement

 Dunia yang kita hidupi saat ini justru mendorong kita untuk tampil, untuk menonjol, untuk menjadi yang paling terlihat, bahkan kadang untuk mengalahkan orang lain demi mendapatkan pengakuan.

Mengapa nasihat tentang merendahkan diri ini diberikan oleh Yakobus di bagian akhir perikop ini? Jika kita melihat ayat-ayat sebelumnya, Yakobus berbicara tentang hawa nafsu, konflik, persahabatan dengan dunia, dan sikap mendua hati. Semua itu memiliki satu akar yang sama, yaitu kesombongan manusia.

Kesombongan membuat manusia merasa diri paling benar, paling hebat, paling layak dihargai. Kesombongan membuat seseorang sulit mengakui kesalahan, sulit menerima kritik, dan sulit menghargai orang lain.

Advertisement

Bayangkan seseorang yang berdiri di tempat tinggi. Dari atas, ia melihat orang lain tampak kecil dan rendah. Mungkin ia merasa dirinya lebih tinggi, lebih penting. Begitulah gambaran hati yang sombong. Ia memandang rendah orang lain dan meninggikan diri sendiri.

Namun firman Tuhan justru mengajak kita untuk mengambil posisi yang berbeda: turun ke bawah, merendahkan diri di hadapan Tuhan.

Saudara-saudari, merendahkan diri bukan berarti kita merendahkan nilai diri kita. Bukan berarti kita tidak berharga. Justru sebaliknya, orang yang rendah hati adalah orang yang tahu siapa dirinya di hadapan Tuhan.

Ia tahu bahwa segala yang dimilikinya adalah anugerah. Ia sadar bahwa tanpa Tuhan, ia tidak ada apa-apanya. Karena itu, ia tidak merasa perlu untuk meninggikan diri.

Advertisement
Editor : Alfianne Lumantow

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 19 Juni 2026,  2 Samuel 10:6-9  Strategi Hadapi Tantangan (MUSUH)

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 19 Juni 2026,  2 Samuel 10:6-9  Strategi Hadapi Tantangan (MUSUH)

Mereka bahkan tidak segan-segan menyewa tentara dari berbagai daerah, seperti Aram-Bet Rehob, Aram Zoba, negeri Ma'akha, dan orang Tob.

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 14 Juni 2026,  Hagai 1:12-14  Semangat Dari Tuhan

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 14 Juni 2026,  Hagai 1:12-14  Semangat Dari Tuhan

“TUHAN lalu membangkitkan semangat Zerubabel… Yosua… serta semangat semua orang yang tersisa dari bangsa itu. Mereka lalu datang dan mengerjakan pembangunan Rumah TUHAN Semesta Alam, Allah mereka.”

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 10 Juni 2026,  Yokobus 4:1-3  Menang Atas Hawa Nafsu

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 10 Juni 2026,  Yokobus 4:1-3  Menang Atas Hawa Nafsu

"Dari manakah datangnya perkelahian dan pertengkaran di antara kamu?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer